0 menit baca 0 %

Tingkatkan Pemahaman Umat, KUA Tanah Putih Hadirkan Penyuluhan di Majelis Taklim Anshor

Ringkasan: Rokan Hilir (Kemenag) - Majelis taklim adalah wadah penting untuk memperkuat pemahaman dan pengamalan ajaran Islam, ujar Penyuluh Agama Islam Kecamatan Tanah Putih, Edi Rihat saat memberikan materi penyuluhan kepada Majelis Taklim Bapak-Bapak Anshor di Kepenghuluan Menggala Sakti, Rabu (26/11/2025).

Rokan Hilir (Kemenag) - “Majelis taklim adalah wadah penting untuk memperkuat pemahaman dan pengamalan ajaran Islam,” ujar Penyuluh Agama Islam Kecamatan Tanah Putih, Edi Rihat saat memberikan materi penyuluhan kepada Majelis Taklim Bapak-Bapak Anshor di Kepenghuluan Menggala Sakti, Rabu (26/11/2025). 

Pembukaan tersebut menjadi penegasan awal dalam penyampaian materi terkait pentingnya kajian dan diskusi keagamaan yang rutin dilakukan oleh masyarakat. Dalam kesempatan itu, Edi Rihat juga menekankan bahwa keberadaan kelompok majelis taklim sangat penting sebagai sarana memperdalam ilmu agama. 

“Karena itu, saya sangat mendorong agar majelis taklim terus berkumpul, mengkaji, dan berdiskusi tentang ajaran Islam. Ini adalah upaya menjaga pemahaman dan pengamalan agama kita tetap lurus,” jelasnya.

Ia juga mengaitkan materi penyuluhan dengan dalil-dalil Al-Qur’an sebagai landasan penguatan pemahaman agama. 

“Islam adalah agama yang benar sebagaimana ditegaskan dalam QS. Ali Imran ayat 19. Sementara dalam QS. Al-Fath ayat 28, Allah menjelaskan bahwa Rasul diutus membawa petunjuk dan agama yang hak,” tambahnya dalam pemaparan.

Majelis Taklim Bapak-Bapak Anshor diketahui rutin mengadakan pertemuan satu kali dalam seminggu. Kegiatan tersebut diisi dengan pembacaan Yasin, pengkajian materi keislaman, serta dialog terbuka mengenai berbagai persoalan agama yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

Para peserta menyambut baik kehadiran Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Tanah Putih dalam pertemuan tersebut karena memberikan tambahan wawasan dan pemahaman baru. 

“Kami sangat terbantu dengan penjelasan dan bimbingan yang diberikan Pak Edi. Kegiatan seperti ini membuat kami lebih memahami ajaran Islam secara utuh,” ucap salah satu perwakilan majelis.

Kegiatan ini diharapkan dapat semakin memperkuat praktik keagamaan dan semangat masyarakat dalam mempelajari ajaran Islam secara berkelanjutan. (TH/Humas)