0 menit baca 0 %

Tingkatkan Mutu Pendidikan Diniyah, Kemenag Kuansing Lakukan Monitoring Ujian MDTA di Dua Lokasi

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) - Pelaksanaan ujian Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) di Kecamatan Singingi mendapat perhatian serius dari Kemenag Kuansing. Pada Rabu (03/11/2025), tim dari Seksi PAPKIS dibersamai Kepala KUA Singingi bersama staf melakukan monitoring langsung di MDTA Hasanah Kebun Lado...


Kuansing (Kemenag) - Pelaksanaan ujian Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) di Kecamatan Singingi mendapat perhatian serius dari Kemenag Kuansing. Pada Rabu (03/11/2025), tim dari Seksi PAPKIS dibersamai Kepala KUA Singingi bersama staf melakukan monitoring langsung di MDTA Hasanah Kebun Lado dan Darul Iman Muaro Lembu. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses ujian berjalan sesuai standar pendidikan diniyah.

Monitoring tersebut bertujuan menjaga kualitas pelaksanaan ujian agar tidak sekadar formalitas, tetapi benar-benar mampu mengukur capaian belajar santri. Selain itu, pengawasan penting untuk memastikan kepatuhan terhadap tata tertib, aturan waktu, hingga metode penilaian yang ditetapkan. Semua ini dilakukan agar pelaksanaan ujian berjalan objektif, terarah, dan tanpa penyimpangan yang bisa merugikan pihak mana pun.

Tim juga menekankan pentingnya menjaga integritas ujian. Mereka memantau langsung potensi terjadinya kecurangan, kesalahan teknis, maupun hal-hal lain yang dapat memengaruhi objektivitas hasil. “Kami ingin memastikan ujian ini bersih, jujur, dan profesional. Santri harus mendapatkan hasil sesuai kemampuan mereka, bukan karena kelalaian atau kompromi pihak lain,” ujar Evi Isnaini salah satu staf PAPKIS.

Dalam kunjungan tersebut, tim berangkat dari Kantor Kemenag Kuansing di Teluk Kuantan pada pukul 11.00 WIB dan melaksanakan salat Zhuhur berjamaah di salah satu mushalla di daerah Muaro Lembu. Sebelum memasuki lokasi monitoring, rombongan juga sempat makan siang bersama di Pondok Ikan Bakar Diva Queen, Kebun Lado, sebagai bagian dari persiapan perjalanan dan monitoring.

Setiba di lokasi, rombongan disambut hangat oleh Yuharja Izra selaku tuan rumah. Kehangatan tersebut semakin memperkuat hubungan baik antara pihak Kemenag, pengelola MDTA, dan para pengajar. Dalam sambutannya, Izra menyampaikan terima kasih atas kehadiran tim monitoring yang dinilai sangat membantu memastikan pelaksanaan ujian berjalan aman dan tertib.

Kegiatan monitoring ini tidak hanya berfokus pada pengawasan, tetapi juga memberikan dukungan teknis dan moral kepada panitia ujian. Dalam beberapa kesempatan, panitia mengungkapkan bahwa kehadiran tim monitoring membuat mereka merasa lebih tenang dan percaya diri. Tim sekaligus mencatat temuan lapangan sebagai bahan evaluasi agar pelaksanaan ujian tahun berikutnya menjadi lebih baik.

Selain itu, monitoring ini berfungsi sebagai sarana koordinasi cepat jika muncul hambatan teknis di lapangan. Dengan adanya kehadiran langsung dari Kemenag, setiap kendala dapat dibahas dan diselesaikan secara tepat. Upaya ini dilakukan demi menjamin kenyamanan santri agar mereka dapat mengikuti ujian dalam suasana fokus, aman, dan sesuai harapan semua pihak. (YZG)