0 menit baca 0 %

Tingkatkan Layanan Kesehatan Haji, Dinkes Pelabuhan Kelas I batam Gelar Pertemuan Evaluasi 4 Provinsi

Ringkasan: Riau (Inmas) Kesehatan yang menjadi syarat utama bagi calon jamaah haji terus menjadi perhatian pihak dinas kesehatan termasuk Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I batam. Karenanya, demi meningkatkan layanan kesehatan haji, Dinkes menggelar pertemuan evaluasi penyelenggaraan kesehatan haji tahun 2018...

Riau (Inmas) – Kesehatan yang menjadi syarat utama bagi calon jamaah haji terus menjadi perhatian pihak dinas kesehatan termasuk Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I batam. Karenanya, demi meningkatkan layanan kesehatan haji, Dinkes menggelar pertemuan evaluasi penyelenggaraan kesehatan haji tahun 2018 di Swiss-Belhotel, Harbour Bay Batam, Selasa (30/10).

60 peserta yang hadir pada pertemuan tersebut berasal dari gabungan empat provinsi yang JCHnya berangkat dari embarkasi Batam. Yakni Riau, kepri, Jambi dan Kalbar. Adapun peserta yang mengikuti kegiatan itu terdiri dari Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BTKLPP kelas I Batam, Kepala BPKS Kesehatan Cabang Batam, Kepala BUBU Hang Nadim Batam, Direktur Rumah Sakit  BP Batam, Direktur RSU Daerah Embung Fatimah, Kepala Pengelola Pelabuhan Telaga Punggur, Kepala Puskesmas yang ada di Kota Batam, kanwil Kemenag, dan KKP.

Ditegaskan Abdul Wahid Kasi Pembinaan Haji Kanwil kemenag Riau yang turut hadir sebagai peserta pada pertemuan fullday tersebut ,kesehatan haji harus disiapkan jauh jauh hari. Sesuai dengan Permenkes No 16 tahun 2016 tentang Istitho’ah bagi CJH. Dalam pertemuan seharian full itu membahas tentang SPMA dan kondisi embarkasi yang sudah tua seperti kamar, aula, MCK, fasilitas dapur, fasilitas praktek manasik, Isthitaah JCH.

Selain itu pertemuan yang dimulai sejak pukul 08.00 pagi tadi ini membicarakan terkait keterlambatan JCH yang masuk asrama. Akhirnya kesehatan JCH menjadi terganggu karena kurang istirahat, alhasil pembinaan akhir manasik di embarkasi tidak bisa dilakukan secara maksimal, ujar H Abdul Wahid S Ag Mkom  kepada Humas.

Ditambahkannya, melalui kegiatan evaluasi itu, masalah masalah yang dihadapi pada tahun tahun sebelumnya, dicarikan solusinya sekarang ini agar tidak lagi terjadi pada musim haji tahun 2019. Sedikitnya ada 4 kesepakatan yang dihasilkan dari kegiatan pertemuan evaluasi tersebut diantaranya calon jamaah haji kedepan bisa tepat waktu masuk asrama, Pembenahan asrama harus menjadi perhatian serius seluruh pihak terkait, ucapnya menyebutkan poin kedua. Selanjutnya harus ada ketegasan dalam penerapan Isthita'ah secara murni dan konsekuen, dan terakhir diharapkan bisa mempercepat  buku manasik dan pelaksanaan haji saat calon jamaah haji sudah melakukan pelunasan, tukasnya melalui sambungan via seluler.

Pihaknya berharap kedepan layanan kesehatan haji bisa terus ditingkatkan, semoga kedepan tidak ada lagi hal hal yang menjadi sumber masalah, harapnya.

Acara tersebut menghadirkan tiga orang narasumber yakni Kepala KKP Batam, Kadis Diknas Kepri dan Kakanwil Kemenag Kepri sebagai narasumber.(vera)