Riau (Inmas)- Dalam rangka meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan di Raudatul Atfal (RA) di seluruh Indonesia, Pengurus Pusat Ikatan Guru Raudhatul Athfal (PP IGRA) dan Pengurus Wilayah IGRA Riau menggelar audiensi dengan Kementerian Agama Provinsi Riau, Rabu (2/5/2018) di ruang Kerja Kanwil Kemenag Riau.
Kedatangan PP IGRA dan PW IGRA Riau disambut oleh Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA, didampingi Kasi Kelembagaan dan Sistem Informasi Madrasah, Herra Firmansyah S Ag dan Subbag Informasi dan Humas Dedi Sahrul S Kom M Si.
Ketua Umum PP
IGRA, Dra Hj Siti Rohani M Pd dalam pemaparannya menyebutkan, kedatangannya ke
Kanwil Kemenag Riau dalam rangka silaturrahim langsung dengan Kakanwil Kemenag
Riau sekalitus mempaparkan beberapa program yang dilakukan oleh PP IGRA terkait
peningkatan kualitas dan mutu pendidik di RA.
“Selain itu
kita juga menyampaikan terkait dengan kegiatan yang baru saja dilakukan di
Rohul dan di Siak, selain menyampaikan tentang program Musyawarah Nasional (Munas)
IGRA ke 4 yang rencanakanya oktober 2018 di Batam. Kami berharap bapak Kakanwil
beserta dengan kontingan IGRA Riau hadir karena dijadwalkan Menteri Agama yang
langsung membuka kegiatan ini,” harapnya.
Ketua PW IGRA Provinsi
Riau, Syukriyah SE mengatakan, untuk kepengurusan IGRA Riau genap berusia 1
tahun pada Maret 2018. Dan Kepengurusan IGRA di Provinsi Riau juga telah
terbentuk di 9 Kabupaten/ Kota.
“Kami dari
pengurus PW IGRA Riau Periode 2017- 2022 terbentuk tanggal 17 maret 2017 yang
lalu, Alhamdulillah sudah genap berusia 1 tahun dan dari dalam satu tahun ini
kita sudah membentuk Sembilan pimpinan daerah di kabupaten/ kota. Sekarang kita
sudah mulai focus pada program pendidikan dan baru saja beberapa hari ini kami
melaksanakan workshop k13 di kabupaten Rohul dan Siak bersama pengurus pusat
dan dari Departemen Pendidikan dan Litbang,” ujarnya.
Menyikapi hal
tersebut, Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA, dalam audiensi yang
berlangsung selama 2 jam terebut membahas beberapa program IGRA dan pembentukan
kepengurusan IGRA di semua Kabupaten/ Kota di Provinsi Riau.
“Berdasarkan
evaluasi tadi IGRA Provinsi Riau sudah terbentuk pada 9 kabupaten/ kota di
provinsi Riau dan masih ada 3 lagi yang belum terbentuk, dan kita sepakat dalam
waktu dekat dilakukan konsulisasi organisasi sehingga IGRA dapat terbentuk di
semua Kabupaten/ Kota yang ada di Riau,” ungkap mantan Kakankemenag Rohul ini.
Selain itu, diketahui
bahwa Raddatul Atfal merupakan pendidikan dasar yang pada tingkat PAUD, umur
yang sangat potensial. Sehingga keberhasilan sangat ditentukan oleh bagaimana
pendidikan yang diberikan sejak dini. Apalagi Kementerian Agama sudah
merencanakan bahwa RA adalah pendidikan formal sementara TK didinas pendidikan
itu non formal,” jelasnya.
Ditambahkan
Kasi Kelembagaan dan Sistem Informasi Madrasah, Herra Firmansyah S Ag, bahwa
bidang Pendis sangat mendukung kegiatan yang di taja oleh IGRA Provinsi Riau yang sudah mendatangkan Ketua
Umum PP IGRA Pusat dengan harapan IGRA dapat memberi kontribusi dalam
pembangunan kualitas pendidikan anak bangsa.
“IGRA dan Kanwil Kementrian Agama mempunyai kontribusi dalam pembangunan pendidikan di Riau untuk membesarkan organisasi ini dan pembinaan pada anak- anak RA Provinsi Riau,” ujarnya. (mus/eka/anto/faj)Â