Tembilahan (Kemenag) – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) secara resmi membuka kegiatan Implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dan Kurikulum Berbasis Cinta yang dilaksanakan oleh Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Indragiri Hilir. Pembukaan kegiatan berlangsung di Aula Mawar Kantor Kemenag Inhil pada Senin (17/11/2025).
Kepala Kantor Kemenag Inhil, H. Harun, hadir langsung untuk
membuka kegiatan dan memberikan motivasi kepada para peserta. Dalam
sambutannya, H. Harun menekankan pentingnya inovasi dalam dunia pendidikan
madrasah, terutama dalam menghadapi tantangan era digital saat ini.
"Penerapan deep learning dan kurikulum berbasis
cinta merupakan langkah maju yang sangat kami apresiasi. Pendidikan tidak hanya
tentang transfer ilmu, tetapi juga bagaimana guru mampu menyentuh hati siswa
dan memicu potensi terdalam mereka," ujar H. Harun.
"Kami berharap kegiatan ini dapat melahirkan guru-guru
yang inovatif, yang tidak hanya mengajar dengan metode konvensional, tetapi
juga menggunakan pendekatan mendalam dan kasih sayang. Karena dengan cinta,
pembelajaran akan lebih bermakna, dan dengan pembelajaran mendalam, kualitas
pendidikan di MIN 1 Indragiri Hilir akan semakin meningkat,” tambahnya.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh guru MIN 1 Indragiri
Hilir ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari penuh, mulai tanggal 17
hingga 18 November 2025.
Kepala MIN 1 Indragiri Hilir, Masnadi, yang turut
mendampingi Kepala Kantor Kemenag saat pembukaan, berharap kegiatan ini menjadi
bekal berharga bagi para pendidik. "Ini adalah komitmen kami untuk
memastikan guru-guru kami siap mengimplementasikan metode pembelajaran yang
relevan dengan perkembangan zaman dan berlandaskan nilai-nilai humanis,"
kata Masnadi.
Turut hadir mendampingi dalam pembukaan tersebut adalah
Kasubbag Tata Usaha Kemenag Inhil, H. Zainal Abidin.
Sebagai narasumber utama dalam kegiatan ini adalah tim
pengawas madrasah, yakni Yudilfan, Agus Salim, dan Sri Hartini, yang akan
memfasilitasi para guru dalam mendalami konsep deep learning dan
strategi penerapan kurikulum yang mengedepankan pendekatan afektif atau
"berbasis cinta" di lingkungan madrasah. (Ria)