0 menit baca 0 %

Tingkatkan Integritas Aparatur, Kemenag Inhu Pimpin Doa Pengambilan Sumpah PNS Pemkab Inhu

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) - Penegasan dimensi spiritual dalam komitmen aparatur sipil negara di Kabupaten Indragiri Hulu ditandai dengan peran aktif Kantor Kementerian Agama (Kemenag). Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Kasi Bimas Islam) Kankemenag Kabupaten Indragiri Hulu, Muhammad Ihsan, memi...

Indragiri Hulu (Kemenag) - Penegasan dimensi spiritual dalam komitmen aparatur sipil negara di Kabupaten Indragiri Hulu ditandai dengan peran aktif Kantor Kementerian Agama (Kemenag). Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Kasi Bimas Islam) Kankemenag Kabupaten Indragiri Hulu, Muhammad Ihsan, memimpin doa bersama dan bertindak sebagai Rohaniawan Muslim dalam acara Pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu.

Acara yang dipimpin oleh Pejabat (Pj.) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hulu, Syahruddin, ini berlangsung khidmat di Aula BKPPD Kabupaten Inhu pada Rabu (15/10/2025). Keterlibatan Kemenag ini memastikan bahwa janji yang diucapkan para PNS baru memiliki bobot spiritual yang kuat, menjamin aspek moralitas dalam pengabdian mereka kepada negara dan masyarakat.

Sumpah/Janji PNS merupakan fondasi etika bagi aparatur negara. Dengan disaksikan secara keagamaan, janji ini bertujuan menanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, dan pengabdian yang tulus. Hal ini secara langsung mendukung upaya Pemkab dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dari praktik korupsi dan nepotisme.

Pj. Sekda Kabupaten Indragiri Hulu, Syahruddin, menekankan bahwa sumpah tersebut harus diterjemahkan menjadi aksi nyata.

"Sumpah yang baru saja diucapkan di hadapan Tuhan dan rohaniawan memiliki bobot yang sangat berat. Janji ini harus diterjemahkan menjadi komitmen pelayanan publik tanpa diskriminasi dan antikorupsi," tegas Syahruddin. "Kami berterima kasih atas dukungan Kemenag dalam aspek moral dan spiritual ini. Dampaknya harus dirasakan langsung oleh masyarakat, yaitu melalui pelayanan yang profesional, cepat, dan berintegritas tinggi."

Keterlibatan aktif Kemenag dalam prosesi sakral ini merupakan dukungan nyata bagi upaya Pemkab Indragiri Hulu dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Hal ini pada akhirnya diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

(Reski)