0 menit baca 0 %

Tingkatkan Etos Kerja Guru, Kemenag Pekanbaru sebarkan praktik Pembelajaran Aktif dan Manajemen Berbasis Sekolah

Ringkasan: Riau (Inmas) - Dalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan dilingkungan Madrasah, Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru menggandeng Program PINTAR dalam melakukan pelatihan pembelajaran aktif maupun Manjemen Berbasis Sekolah untuk semua madrasah MI & MTs se Kota Pekanbaru.

Riau (Inmas) - Dalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan dilingkungan Madrasah, Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru menggandeng Program PINTAR dalam melakukan pelatihan pembelajaran aktif maupun Manjemen Berbasis Sekolah untuk semua madrasah MI & MTs se Kota Pekanbaru. Selain meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan, Program PINTAR juga dinilai bisa meningkatkan etos kerja para guru dilingkungan madrasah, hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru Dr.H.Edward S Umar dalam sambutannya pada saat pembukaan pelatihan pembelajaran aktif pada tanggal 02 Maret 2020 di aula MI Muhammadiya 02 kota Pekanbaru. Dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa “ negara yang maju adalah negara yang mempunyai etos kerja yang tinggi dalam menjalankan prinsip komitmen guru dalam mendidik siswa. Di dalam etos kerja terdapat motivasi, komitmen, kemauan dan konsisten terhadap peningkatan mutu dan kualitas pendidikan dalam penerapan proses belajar dan mengajar siswa di madrasah” dikatakan lagi bahwa faktor kebutuhan yang diyakini untuk merubah generasi ini melalui lembaga pendidikan, “ kita melihat apa yang telah dibuat oleh Tanoto Foundation adalah sesuatu yang baik sekali dalam memotivasi para guru dan meningkatkan mutu pendidikan. Saya percaya program PINTAR Tanoto Foundation ini akan meningkatkan etos kerja baru yang dimiliki oleh para guru dengan wajah baru, melakukan perubahan-perubahan baru. Jelas kami tidak mau ketertinggalan” Ungkap beliau. Ditegaskan juga oleh Kepala Kantor Kementerian Agama bahwa pasca pelatihan yang dilakukan ini akan didampingi oleh Fasilitator Daerah untuk memastikan implementasi hasil pelatihan di madrasah dan akan dimonitoring oleh pengawas. Kegiatan pembukaan pelatihan tersebut juga dihadiri oleh Provincial Coordinator Tanoto Foundation propinsi Riau Dendi Satria Buana dalam sambutannya beliau mengatakan “kami berharap setelah mendapatkan pelatihan  guru  hendaknya menerapkan pelatihan ini dimadrasahnya dan kepala sekolah melakukan suvervisi terhadap guru yang mengikuti pelatihan. Kami juga berharap kedepannya guru-guru yang mengikuti pelatihan modul 1 ini juga mengikuti pelatihan modul 2 tentunya setelah menerapkan implementasi hasil pelatihan modul 1.

Kegiatan pelatihan pembelajaran aktif ini dilakukan mulai tanggal 02 – 04 Maret 2020 untuk MI diikuti sebanyak 9 madrasah dengan jumlah guru 36 orang, pelatihan pembelajaran MTs tanggal 09-11 Maret 2020 diikuti sebanyak 18 madrasah dengan jumlah peserta 80 orang dan manajemen berbasis sekolah MI dan MTs tanggal 16-17 Maret 2020 diikuti 14 madrasah dengan 16 orang peserta.