Siak (Inmas)
– Kamis, (22/03/18), Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak yang dalam hal ini
Kepala Seksi Pendidikan Islam, Resman Junaidi, S.HI beserta stafnya, Ihsan
Taufiqi, S.Sy melakukan verifikasi izin operasional Pondok Pesantren Kandangan
Tarbiyatul Aulad yang beralamatkan Jl. Soekarno-Hatta Blok C, RT 005/RW 002,
Kampung Rawang Kao, Kecamatan Lubuk Dalam. “Kegiatan itu dilakukan untuk
memastikan bahwa pondok tersebut memang betul-betul memenuhi standar dan layak
untuk mendapatkan ijin dari Kankemenag Siak”, Ujar Resman mengawali
sambutannya.
Pondok
Pesantren yang diasuh di bawah pimpinan Kyai muda, Rudy Sukmana, S.Pd ini
berada di bawah Yayasan An-Nahdiyah. Berdasarkan 9 item yang dijadikan dasar
untuk mengeluarkan Izin Operasional (IO) oleh tim verifikator, maka disumpulkan
bahwa Ponpes Kandangan Tarbiyatul Aulad Memenuhi Syarat untuk mendapatkan IO sebagaimana
diatur dalam Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam No 5877 Tahun 2014
tentang Pedeoman Izin Operasional Pondok Pesantren.
Dalam
kesempatan itu, Resman Junaidi juga mengapresiasi semangat pengurus yang dengan
penuh kesabaran dan keikhlasan membina dan mencerdaskan anak-anak bangsa di Kapung
Rawang Kao tersebut. “Sebagai generasi di masa mendatang dengan tantangan zaman
yang semakin komplek, sudah semestinya kita mengambil peran di dalam mengawal
‘aqidah dan mensyi’arkan Islam di bumi melayu ini. Selain itu, kami di
Kankemenag Siak menjadi mitra dan fasilitator di dalam mengemban tanggung jawab
pemerintah sebagaimana yang telah diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar 1945”.
Terakhir, Sebagai pimpinan Pondok Pesantren Kandangan Tarbiyatul Aulad,
Kyai Rudy Sukmana menyampaikan terimakasihnya kepada Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Siak, terkhusus kepada Seksi Pendidikan Islam yang sebelumnya telah
terjadi komunikasi yang intens dalam hal tata cara penerbitan IO. “Semoga Allah
membalas segala kebaikan bapak-bapak di Kankemenag Siak dan semoga melalui
pesantren ini kita kelak akan melahirkan santri-santri pemimpin bangsa yang
ber-‘aqidah lurus, berilmu dan ber-akhlaqul karimah”, tuturnya. (Hd)