Pelalawan (humas). Menindaklanjuti pendirian Madrasah Aliyah Unggulan di Kabupaten Pelalawan Tim Penyusun menggelar Rapat Lanjutan di Kantor Bappeda Kabupaten Pelalawan. Rapat dipimpin oleh Kepala Bapeda H. Syahrul Syarif, hadir diantaranya Kasi Pendis kantor Kemenag Pelalawan H Edi Iskandar, Perwakilan Dinas PU, Perwakilan Dinas Pendidikan, Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan.
Rapat membahas persolan yang bersifat teknis yakni meliputi Nama Yayasan, Pendiri, Struktur Pengurus, Persyaratan Legalitas Yayasan, Lokasi dan Bangunan, Biaya operasional dan Kebutuhan Tenaga kependidikan. Dari Rapat singkat tersebut diambil beberapa poin penting yakni pembentukan dan pengesahan Pengurus melalui akta Notaris menjadi prioritas utama. Kemudian tenaga pendidik yang masuk dalam daftar calon Guru segera dipanggil. Kemudian penentuan lokasi dan jenis bangunan yang akan didirikan juga harus final agar kita dapat segera melangkah ketahap berikutnya yakni mempersiapkan penerimaan Murid yang akan direncanakan pada tahun ajaran 2015/2016 telah bisa menerima murid baru. Untuk bangunan awal ukuran 9 meter x 8 Meter sebanyak 2 Ruang dibutuhkan Dana sebesar Rp. 200.000.000 yang diperuntukan sementara 1 Lokal untuk Siswa dan Satu Lokal lagi untuk Guru, Perkiraan Pembangunan memakan waktu selama 2 Bulan.
Yang menjadi pokok perhatian selanjutnya adalah mengenai Toillet dan Aliran Listrik. Dana operasional bulanan/pertahun masih belum dapat dihitung sebab masih terkendala terhadap sistem penggajian Guru yang mengajar apakah sistem Perjam atau Bulanan atau bisa juga kombinasi. Rapat kali ini juga mengajukan nama Yayasan yang akan Mengelola Madrasah Aliyah kepada Bupati selaku Pembina dengan Nama “Yayasan Pelalawan Cerdas Amanah”.
Rapat ditutup dengan kunjungan Tim Penyusun Madrasah Aliyah di Kawasan Islamic Centre Jalan Sultan Syarif Kasyim II Bhakti Praja. (AA)