ROKAN HULU (KEMENAG) Saat ini Tim pemeriksa hasil Ujian Akhir Nasional Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) Madrasah Tsanawiytah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) di lingkungan Kemenag Rohul, sedang melakukan pemeriksaan atas lembar jawaban siswa, yang berlangsung pada tanggal 22 s/d 24 April 2014 bertempat di aula Kemenag Rohul, Kota Pasir Pengaraian.
Pemeriksaan tersebut dibawah pimpinan Pengawas Pendidikan Islam Kemenag Rohul Drs H Armen ZA dengan anggota sebanyak 25 orang, yang terdiri dari pengawas pendidikan Islam, para guru senior dan berpengalaman, ditambah dengan staf pada seksi Pendis Kemenag Rohul.
Mereka ini bekerja di kantor Kemenag Rohul dan sekaligus memberikan penilaian atas prestasi masing-masing siswa MTs dan MA se Rohul, untuk selanjutnya dijadikan masukan serta penilaian akhir untuk lima mata pelajaran agama, yaitu Aqidah Akhlaq, Alquran Hadits, Fiqh Islam, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), dan Bahasa Arab.
Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, mengharapkan agar Tim pemeriksa yang telah ditetapkannya ini, dapat melaksanakan tugasnya secara jujur, obyektif, dan tidak mengada-ada, sebab para siswa juga harus mengetahui tentang kemampuannya di budang agama, dibuktikan dengan nilai akhir.
Dikatakannya, hasil lembar jawaban memang bukan satu-satunya standar penilaian, masih ada yang lain seperti perilaku siswa sehari-hari, sopan santunnya, ibadahnya, hormat pada guru, kesukaan membantu orang lain, dan lain sebagainya.Namun demikian, hasil ujian ini salah satu standar penilaian.
Hasil penilaian ini akan diserahkan kepada Kepala madrasah masing-masing secara murni, dan pihak madrasah diharapkan dapat memadukan dengan nilai-nilai lain seperti yang disebutkan di atas, sehingga dengan demikian hasilnya akan lebih akurat dan lebih komprehensif.
Ahmad Supardi berharap, agar seluruh siswa MTs dan MA yang mengikuti UAMBN tahun ini, lulus 100 persen. Hal ini sangat mungklin didapatkan, sebab persiapan yang telah dilakukan oleh masing-masing madrasah sudah cukup matang, seperti dengan try out secara swadaya, membahas soal-soal, dan sebagainya.***(Ash)