0 menit baca 0 %

Tim Masjid Paripurna Pelalawan Kunjungi Masjid di Lintas Timur

Ringkasan: Pelalawan (Humas) - Masih dalam sempena Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke-69 Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan menutup kegiatan dengan menggelar Penilaian Masjid Paripurna. Penilaian Masjid Paripurna se Kabupaten Pelalawan untuk kali ini dilaksanakan bagi Masjid yang terletak di Jalan...

Pelalawan (Humas) - Masih dalam sempena Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke-69 Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan menutup kegiatan dengan menggelar Penilaian Masjid Paripurna. Penilaian Masjid Paripurna se Kabupaten Pelalawan untuk kali ini dilaksanakan bagi Masjid yang terletak di Jalan Lintas Timur.

Pemilihan pelaksanaan penilaian Masjid yang berada di Jalan Lintas Timur dilaksanakan, mengingat Masjid tersebut menjadi tempat singgah bagi Umat Islam yang melintasi daerah Kabupaten Pelalawan, baik masyarakat sekitar Pelalawan maupun dari daerah luar, seperti kabupaten tetangga bahkan dari Pulau Jawa, di mana Lintas Timur jalur menunju pulau Jawa. Untuk itu sudah tentu keberadaan masjid menjadi cerminan kabupaten Pelalawan bagi para musafir tersebut.

Penilaian Masjid paripurna dipimpin Kasi Bimas Islam H Muhammad Amin selaku Koordinator Kegiatan dengan Tim didukung Kasubbag TU H Syahrul Mauludi Kasi Pendidikan Islam H Edi Iskandar, Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah H. Muhammad Rais dan beberapa staf Bimas Islam Kementerian Agama Pelalawan.

Drs.H. Zulkifli yang melepas TIM Penilaian Masjid paripurna mengungkapkan tujuan pelaksanaan penilaian masjid paripurna di Lintas Timur bukan hanya sekedar lomba saja namun lebih pada pembinaan setelah kegiatan ini. "Dengan melakukan penilaian ke masjid di jalan Lintas Timur, kita bersama-sama pengurus dapat mengevaluasi dan menjadikan keberadaan masjid di Jalan Lintas Timur sebagai ikon dan ceriman Kabupaten Pelalawan. Apabila masjid tersebut disinggahi para musafir dan mendapatkan kenyamanan, kebersihan tentu menjadi nama baik Kabupaten Pelalawan," kata Kakan kemenag.

"Satu hal yang terpenting dari kegiatan ini adalah tentang kesucian tempat kita shalat, jangan sampai bangunan megah namun kesucian tidak terjamin baik kesuciaan sumber iir wudhu (air mutlak), lantai tempat wudhu, sajadah, mukena," lanjut H Zulkifli.

"Hal tersebut yang menjadi Kosentrasi dan kita bersama-sama membenahi. Kita menjadikan ini poin penting sebab dalam hadits Rasulullah S.A.W menyebutkan bahwa kebersihan itu merupakan sebahagian dari iman. Kita berharap nantinya masjid yang mendapatkan nilai terbaik dapat menjaga dan terus meningkatkan kualitasnya serta bagi Masjid yang lain berbenah. Untuk berikutnya tidak menutup kemungkinan kita memberikan penilaian terhadap seluruh masjid yang ada di Kabupaten Pelalawan. Himbauan kepada masyarakat yang ada sekitar masjid Pelalawan supaya jadikan masjid menjadi tempat ibadah yang suci dan nyaman, sehingga orang nyaman melaksanakan ibadah, “ tutur beliau.

Adapun masjid yang mendapat kunjungan Tim Penilaian adalah masjid di Kecamatan Bandar Seikijang, Pangkalan Kerinci, Pangkalan Kuras, Pangkalan Lesung, Bandar Petalangan dan Kecamatan Ukui.

Menurut H Muhammad Amin. Secara garis besar, masjid paripurna memiliki tiga kriteria penilaian yaitu Idaroh, Imaroh dan Ri’ayah. Pertama, Idaroh di sini dimaksudkan sebagai pengelolaan, yang berkaitan dengan masalah manajemen pengelolaan kemasjidan. Kedua, Imaroh yaitu kemakmuran masjid, terkadang tim pengurus masjid hanya bisa membangun fisik masjid dan kurang memperhatikan non fisik, sehingga dalam mengembangkan kemakmuran masjid masih kurang. Ri’ayah yaitu peralatan, yang dimaksudkan disini bukan hanya konotasi barang saja, tetapi terdapat peralatan yang dikatakan fisik dan non fisik. "Jadi dari tiga penilaian kriteria untuk menilai masjid teladan merupakan peningkatan sebagai wujud kepedulian untuk menjadikan masjid paripurna dan ideal, tidak hanya pengelolaan, pemeliharaan, pembangunan, kemakmuran tetapi peralatan pun ikut menunjang sehingga memberikan manfaat dan kemashalatan dari umat untuk umat," kata HM Amin.

Dari 3 Kriteria tersebut, Tim Penilai membagi 4 Aspek yang dinilai yakni : 1. Manajemen Masjid meliputi Pengelolaan Administrasi Masjid seperti keuangan, Profil Masjid, Struktur Pengurus, Surat/Status Tanah, Papan Informasi/Mading, Dokumentasi Kegiatan. 2. Kebersihan dan Keindahan meliputi kebersihan Toilet,Tempat Wudhu, Sumber Air, Sajadah/Mukena, Ruangan, kerapian tempat mukena, Pustaka, Taman/Pohon Pelindung. 3. Kegiatan Masjid misalnya kegiatan Harian, Mingguan, Bulanan dan Tahunan seperti Peringatan Hari Besar Islam, Konsultasi Keagamaan, Pusat Informasi Agama Islam. 4. Fasilitas yang dinilai yakni Tempat Wudhu, Toilet, Soundsystem, AC/Pendingin Ruangan, Sekretariat, Ruangan Belajar, Tempat Alas Kaki, Gudang, Taman, Parkir.

H Muhammad Amin Menambahkan, kegiatan ini juga sebagai wujud Kemenag Pelalawan dalam mendukung Program Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan salah satunya Pelalawan Bersih. "Kita ikut berperan mewujudkan Kabupaten Pelalawan yang bersih dan indah sesuai dengan Tupoksi Bimas Islam. Kita awali dengan Masjid,” tutup beliau (AA)

*Edit by ghp