Riau (Inmas) ā Paradigma baru dalam pengawasan yang lebih mengedepankan pendampingan dalam realisasi anggaran menjadikan Itjen sebagai pemandu satker Kemenag dalam implementasi program dan kegiatan semakin giat melakukan pembinaan. Maka pada Jumāat (19/01) bertempat di Aula Kanwil Kemenag Riau, Tim dari Inspektorat Jenderal Kemenag RI yang diketuai oleh Arif Rahman, Ā ini beranggotakan empat orang anggota diantaranya Syafa'at, Jupri, Abdul Patah dan Angga melakukan eksposs pendampingan terhadap review anggaran terhadap sejumlah operator yang ada di Kanwil Kemenag Riau.
Kasubbag Perencanaan dan keuangan H mulliardi Mpd mengatakan eksposs pendampingan Itjen terhadap review anggaran pendampingan, berangkat dari program peemerintah untuk mempertanggungjawabkan, realisasi anggaran Tahun 2017. Makanya perlu diadakan suatu pertanggungjawaban yang akuntabel. Untuk menuju akuntabel itu ada beberapa langkah, yang dilakukan oleh Inspektorat Jenderal.
āKegiatan eksposs hasil audit laporan keunagan tahun 2017 ini merupakan telaahan atas kinerja dan Ā perbaikan mutu, sekaligus merupakan tahap persiapan kita dalam menghadapi audit BPK dalam waktu dekat iniā, jelas pejabat yang akrab disapa Mul ini.
Lebih dari itu untuk menghadapi Tim BPK mendatang, yang semula direncanakan pada tanggal 30 bulan ini, namun di undur pada 13 Februari mendatang pada prinsipnya Kanwil Kemenag Riau sudah siap. Muliardi selaku Kasubbag Perencanaan dan Keuangan, mengharapkan agar seluruh yang hadir pada rapat tadi, termasuk tiga operator yang bertanggung jawab sebagai eksekutor dilapangan, diantaranya operator persediaan, operator SIBA dan dan operator (BMN) Barang Milik Negara dapat kooperatif, sehingga kita lebih siap dalam menghadapi auditor BPK dan perbaikan untuk kegiatan berikutnya.
Oleh karenanya, Lebih lanjut dikatakannya ketiga item itu harus sinkron satu sama lainnya, dan begitu pula laporan neraca nya pun harus seimbang, artinya antara pembelanjaan dengan yang dibukukan atau pencatatan tersebut harus rampung sesuai dengan anggaran yang telah digelontorkan oleh pemerintah terhadap satker yang ada di Kanwil Kemenag Riau. āHal ini penting sebagai ikhtiar memahami dan menelaah secara baik serta dapat memetakan program yang prioritas dan inovatifā, ucapnya.
Ia menambahkan pada kesempatan kali ini, ada beberapa hal yang perlu dicermati oleh Kanwil Kemenag Riau terkait laporan keuangan. Selain itu, sambungnya dalam upaya untuk menyeimbangkan neraca anggaran ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan dan harus difikirkan. Diantaranya Ā bagaimana realisasi anggarannya, perubahan neraca percobaan, laporan operasional, catatan akhir laporan keuangan, laporan perubahan equitas, jelasnya. Ia berharap beberapa catatan dan koordinasi antara para petugas operator dilapangan mulai dari pembelian barang, kwitansi, menginput data dapat di ungkapkan dalam aplikasi.
Mulliardi sangat berharap dari keberadaan Itjen selama 10 hari di Kanwil Kemenag Riau, yang Ā telah melaksanakan pendampingan untukĀ melakukan pembinaan terhadap satker satker yang di lingkup Kanwil Kemenag Riau. "Hendaknya betul betul Ā memberikan dampak besar dalam evaluasi laporan keuangan, sehingga dalam proses audit nanti tidak ditemukan hal hal yang keluar dari yang aturannya", sebut pejabat murah senyum ini.
Disampaikannya, adapun butir butir yang telah disepakati sekaligus di ditindaklanjuti sesegera mungkin, khususnya dalam menghadapi rekon nasional terakhir yang akan digelar pada 24 Januari mendatang adalah Ā akan memanggil seluruh operator yang ada di sub bagian dan bidang yang di Kanwil Kemenag Riau termasuk satker di madrasah.
Ia mengungkapkan Ada sebanyak lebih kurang Ā 89 satker yang akan dilibatkan pada Tanggal 22 Januari nanti. Namun sebelumnya, kita akan fokus kepada satker yang menjadi sampling menghadapi audit BPK. Diantaranya ada Kampar, Pekanbaru, Pelelawan dan kanwil Kemenag Riau, ucapnya.
Kegiatan eksposs yang di pimpin Kakanwil
kemenag Ā Riau dalam hal ini diwakili oleh
Kepala Bidang Pakis Kanwil Kemenag Riau Drs H fairus, dihadiri oleh Kepala
Bidang penmad Drs H Asmuni, para operator BMN, operator, SIBA dan operator
persediaan dilingkup Kanwil Kemenag Riau. (vera/adi)