Palembang (Inmas), Pada hari
Jum’at tanggal 8 Maret 2019 yang lalu, Tim Inmas Kemenag Kota Pekanbaru
menyempatkan diri berkujung kesalah satu masjid bersejarah yang berada di tepi Sungai Musi di Muara Sungai
Ogan Kota Palembang. Ahad (10/03)
Masjid ini dibangun kira-kita
tahun 1871 M oleh Kiai Haji Abdul Hamid bin Mahmud atau lebih dikenal dengan
sebutan Kiai Marogan dan masjid Jami’ Kiai
Haji Abdul Hamid bin Mahmud ini lebih di kenal dengan sebutan Masjid
Muara Ogan.
Sejak berdiri hingga sekarang
masjid Kiai Muara Ogan pernah beberapa
kali mengalami percobaan penggusuran, hal ini disebabkan letaknya yang sangat
strategis,sebagai contoh pada tahun 1911 perusahaan Kereta Api ZSS (Zult Spoor
Sumatera) milik Pemerintah Hindia Belanda melakukan perluasan Stasiun Kereta
Api akibatnya tanah milik Kiai Marogan diambi. Pada tahun 1950 masjid ini juga
mengalami renovasi bagian atap dan tahun 1989 dilakukan renovasi plapon dan
lantai keramik.
Demikian sekilas informasi
yang didapat oleh tim inmas melalui wawancara dengan Hambali yang merupakan
keturunan ke-5 dari Kiai Marogan. (Idris).