Riau (Inmas) – Kewajiban umat muslim untuk sholat menghadap kiblat ke Masjidil Haram adakah sebuah kewajiban. Dan ini adalah salah satu tugas Sub Bagian Direktorat bimbingan Syariah dan Hisab Rukyat Ditjen Bimas Islam Kemenag RI. Begitu pula Kanwil Kemenag Riau, Tim Hisab Rukyat Kanwil Kemenag Riau Drs H Edi Tasman MA bersama Kasi Bimbingan Syari’ah Janheri MA melakukan pengukuran arah kiblat Masjid As Salam usai melakukan pengukuran arah Kiblat di Masjid At Attaqwa Kantor PN Pekanbaru, Senin(04/02).Masjid ini rencananya akan dibangun di atas tanah seluas 400m2.
Edi Tasman menuturkan berdasarkan hasil pengukuran arah kiblat Masjid As Salam, yang berlokasi di Perumahan permata Air Dingin Jalan Amanat Keluarahan Air Dingin Kecamatan Bukit Raya. Dari sisi kondisi tanah dengan pengukuran arah kiblat posisinya sangat bagus, ujar Edi Tasman.
“Posisi kiblat dengan tanah yang ada disini tidak menyamping”, terang Edi. Sehingga pihaknya mengaku, mendapatkan hasil pengukuran untuk Lintang Utara (LU) 00 derajat 30’25,74 detik, Bujur timurnya 101 derajat 27 menit, 5, 72 detik, azimuth kiblat dengan kondisi 239 derajat,48 menit,46 detik. Arah Kiblat dari Barat ke Utara Dari 23 derajat 48 menit, 46 detik. Sementara untuk arah kiblat dari Utara ke Barat 66 derajat, 11 menit, 14 detik.
“Alhamdulillah pengukuran arah kiblat disaksikan langsung oleh pengurus Masjid dan warga setempat”, ungkapnya. “Semoga masjid ini segera dibangun, dan dapat dimanfaatkan warga komplek sebaik mungkin, jangan sampai setelah diukur lalu dibiarkan begitu saja, dan jangan sampai berubah posisi letaknya karena hasil ini sudah pas, ini PR kita bersama, mari sama sama kita doakan”, ucapnya. “Hasil ini tidak bisa dikarang karang, sudah ada alat yang mendukungnya seperti pelatihan yang kami terima di Kemenag Pusat”,
Pihaknya mengaku akan selalu siap untuk memenuhi permintaan dan pengajuan pengukuran maupun perbaikan arah kiblat masjid dan mushalla yang ada di Riau. ‘Pengecekan dan pengukuran arah kiblat kami lakukan secara gratis, karena sangat menentukan sekali terhadap syarat sahnya sholat”, ungkap Edi.
Menanggapi hal itu, salah seorang warga yang mewakili bernama Jupri selaku koordinator dalam pembangunan Masjid yang rencananya akan dinamai Masjid As Salam, mengungkapkan pembangunan masjid tersebut adalah keinginan dan ghirah warga komplek Perumahan Permata Air Dingin sejak lama. Menurutnya warga sangat antusias untuk membangun Masjid ini dalam waktu dekat, mengingat jumlah warga yang semakin meningkat, sekitar 73 KK dari 121 unit rumah yang ada.
Menurutnya masjid adalah wadah untuk mempersatukan ukhuwah umat muslim.“Hal ini atas inisiatif kami semua, semoga masjid As Salam bisa dibangun dalam waktu singkat”, harapnya sembari diaminkan oleh warga yang hadir. Ia berharap sekali bagi yang ingin memberikan bantuan dana, bisa mengirimkan bantuan dana ke nomor rekening a.n Fitria Fiki Pratama Bank BNI nomor rek. 0788930041 untuk pembangunan masjid tersebut.
Sebagai informasi, saat pengukuran berlangsung, pihak Tim Falakiyah Kanwil Kemenag Riau dan pihak pengurus Masjid serta RT setempat menyaksikan proses penandatanganan berita acara setelah pengukuran selesai dilakukan. (vera/adi/anto)