Surabaya (Inmas)- Jauh-jauh dari Riau, siswa madrasah yang
tergabung dalam Tim Ekonomi MAN 1 Pekanbaru memenangkan Islamic Economics
Olympiad (IEO) 2019 di Universitas Airlangga Surabaya. Mereka yang mengikuti
lomba adalah Ihsan Hidayat dan Nabilah Febrin Badrian.
IEO berlangsung dari
17 - 20 Oktober 2019. Kepala MAN 1 Pekanbaru Marzuki menjelaskan, ajang ini
diikuti 116 tim perwakilan seluruh provinsi di Indonesia.
Menurutnya, lomba
dibagi dalam tiga tahap. Babak pertama atau penyisihan, peserta diminta
menjawab soal pilihan ganda secara online. Hasilnya, teepilih 28 tim terbaik
untuk ikut babak selanjutnya.
Babak kedua atau
semifinal, berupa lomba multiple choise essai & rush minute (games). Pada
tahap ini terpilih empat tim terbaik. Selain MAN 1 Pekanbaru, ada SMK
Muhammadiyah Pandaan (Jatim), SMA YAPIYA Parung (Jabar), dan SMA IT Al Irsyad
Purwokerto (Jateng).
Di babak final, lomba
dikemas dalam bentuk cerdas cermat dan student conference. Seluruh tim berusaha
unjuk pengetahuan dan penampilan yang terbaik. "Alhamdulillah tim MAN 1
Pekanbaru lolos sampai babak final dan menjadi juara,” tutur Marzuki di Pekanbaru, Senin
(21/10).
Marzuki mengapresiasi
capaian siawanya. Pihaknya telah melakukan persiapan dalam menghadapi lomba
ini, antara lain dengan melakukan bimbingan intensif materi ekonomi syariah,
berlatih soal seputar ekonomi syariah, serta membina mental siswa. "Kami juga
memberikan reward kepada siswa yang mampu menjawab soal," tandasnya.
Sebelumnua, siswa MAN
1 Pekanbaru juga menorehkan prestasi pada Kompetisi Sains Madrasah (KSM)
tingkat Nasional tahun 2019 di Manado. Siswa MAN 1 Pekanbaru meraih medali
perak pada bidang studi Ekonomi atas nama Ihsan Hidayat, dan medali perunggu
pada bidang studi Biologi atas nama M. Dzikril Hakim.
Prestasi juga diraih pada Science Competition Expo (SCE) 2019 di Universitas Sumatera Utara. Siswa MAN 1 Pekanbaru berhasil membawa pulang empat medali emas, satu medali perak, dan dua medali perunggu. Medali emas untuk mata pelajaran Geografi, Ekonomi, dan Astronomi. Medali perak untuk mata pelajaran Ekonomi. Sedang medali perunggu untuk mata pelajaran Astronomi dan Fisika. (kemenag.go.id)