0 menit baca 0 %

Tim BLAJ Evaluasi Renstra dan Kinerja Kemenag Riau

Ringkasan: Riau (Inmas) - Kantor Wilayah Kemenag Riau melalui Sub Bagian Ortala dan KUB, Kamis (04/03) siang tadi, menerima kunjungan Tim Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta TA 2020 Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI. Mewakili Kakanwil Kemenag Riau, Kabag TU Erizon Efendi didampingi Kas...

Riau (Inmas) - Kantor Wilayah Kemenag Riau melalui Sub Bagian Ortala dan KUB, Kamis (04/03) siang tadi, menerima kunjungan Tim Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta TA 2020 Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI. 

Mewakili Kakanwil Kemenag Riau, Kabag TU Erizon Efendi didampingi Kasubbagian Ortala dan KUB H Janheri MA menyambut kunjungan dari dua orang peneliti Ismail Zubir dan Ma'mun  tersebut di ruang Kabag TU.

Ismail Zubir, salah satu perwakilan Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Agama Jakarta Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI mengatakan, tujuan kunjungan timnya ke Kanwil Kemenag Riau adalah guna melakukan penelitian  penelitian evaluasi renstra kemenag.

“Lebih fokus lagi ke renstra Riau, karena biro perencanaan pusat mengajak kami melakukan evaluasi.” Terang Ismail. 

Dikatakannya kalau di internal biro perencanaan hasil evaluasi  hanya berupa angka angka yang belum dinarasikan. Nah, untuk lebih bisa menjelaskan angka itu dengan penelitian, FGD (Focuss Group Discussions), audiensi langsung dengan para stakeholder di lapangan sehingga informasi tergali lebih komprehensif.

“Kami ini UPT dari Badan Litbang Kemenag yang wilayah kerjanya Indonesia bagian Barat, dari Aceh, DKI, Jabar dan Banten,  kita evaluasi 13 kanwil se-Indonesia,” jelasnya.

Ismail mengaku penelitian tersebut sudah memasuki tahap ke 2. Dimana untuk tahap ke -1 sudah dilaksanakan pada pertengahan Januari lalu. “ Sudah 7 kanwil kita audiensi seperti Sumbar, Bengkulu, Lampung, Jakarta, Kepri, Sumatera Utara. Sisanya Riau, Aceh, Sumsel, Bangka Belitung dan Banten,” katanya lagi.

Di samping itu, dalam melakukan penelitian fokus di kanwil. Pihaknya menyebut sangat perlu menggali informasi lebih mendalam lagi dengan mitra kemenag seperti FKUB. Selain itu juga terhadap sejumlah mitra kerja Kemenag yang telah dijadikan sampel untuk kemudian diteliti seperti baznas, BWI mitra kerjanya Urais dan Binsar Kemenag Riau.

Ismail juga menambahkan bahwa isi renstra itu sendiri setiap 5 tahunan. “Saat ini yang dievaluasi reisntra tahun 2015-2019.”, imbuhnya.

Lebih jauh diulasnya Renstra itu sendiri mencakup sasaran strategis, target kinerja yang harus dicapai satker  masing2. Terlebih lagi Kemenag multi dipa jadi masing masing satker punya reisntranya sendiri.  Begitu pula untuk level Kanwil Kemenag /kabupaten.

Ismail mengatakan penelitian ini dimaksudkan untuk mengukur seberapa jauh sasaran strategis dan target kinerja yang sudah di capai Kemenag Riau dalam 5 tahunan itu.

“Indikator keberhasilan mereka seperti apa, apa penyebab kegagalannya. Dengan FGD inilah banyak informasi kita dapat,” sebutnya.

Sementara itu, Kasubbag Ortala dan KUB Janheri MA menjelaskan acara FGD hari ini berkenaan dengan masalah penelitian dan evaluasi pembangunan bidang agama dalam perspektif pendidikan. 

Menurutnya kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Kabag TU Erizon Efendi SAg MPd merupakan langkah tepat untuk mengukur dan mengevaluasi Renstra 2015-2019 di Kemenag Riau.

Ia berharap acara yang menghadirkan unsur2 terkait khususnya terkait pembinaan agama dan keagamaan. “Kami sengaja mengundang para pembimas Katholik, Hindu, dan Buddha dan untuk Islam diwakili Bidang Urais dan Binsyar dan Bidang Penaiszawa dalam acara ini,” ungkap pejabat yang akrab disapa Yan ini.

Janheri menyebut yang menjadi titik peneliti tidak hanya dilingkungan satker saja namun juga unsur terkait. 

“Untuk itu Kakanwil melalui Kabag TU berharap hasil dari FGD ini  bisa direkomendasikan sekaligus diinformasikan kembali oleh Kanwil Kemenag Riau untuk realisasi Renstra  2020-2024 khusus pembinaan agama dan keagamaan di Riau,” tukasnya.(vera)