Dumai (Inmas) – Sebanyak dua asesor dari Badan Akreditasi Nasional (BAN-S/M) Provinsi Riau melakukan visitasi di Yayasan MA Arrozak, pagi Jumat (01/11/2019). Keduanya bertugas melakukan verifikasi, validasi, dan klarifikasi data instrumen akreditasi madrasah ini. Kegiatan visitasi ini rencananya berakhir pada hari Sabtu tanggal 02 November 2019.
Tim yang beranggotakan Bapak Karpen dari Penguruan Tinggi dan Bapak Taufik Bambang dari LPMP itu melakukan penilaian kelayakan madrasah berdasarkan delapan komponen standar madrasah yang ditetapkan Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M) Pusat. Delapan komponen itu meliputi standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar kependidikan dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, serta standar penilaian. Masing-masing komponen dijabarkan ke dalam beberapa aspek. Dari masing-masing aspek dijabarkan lagi ke dalam indikator. Berdasarkan indikator itu dibuat item-item yang tersusun dalam instrumen evaluasi diri dan instrumen visitasi.
Menurut Bapak Karpen, prosedur penilaian instrumen akreditasi di madrasah sama seperti yang diterapkan di sekolah. Hal itu diungkapkannya saat sebelum proses verifikasi dan validasi data instrumen dimulai. Dalam acara yang dihadiri oleh sejumlah pengurus yayasan dan guru.
Kepala MA Arrozak Dumai Jalilah, S.Pd.I yang juga berkesempatan menyampaikan sambutan lebih banyak bercerita tentang pengalaman pribadinya. Beliau mengaku senang atas kedatangan Tim Asesor di madrasah ini. Ujarnya (Arief)