Riau (Inmas) – Tahapan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) masih berlanjut bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2018 hingga sore ini. Sejauh ini yang lolos passing grade hanya 1 peserta yang mengambil formasi Guru BK. Peserta dari Kampar yang mengikuti test pada sesi ke II tersebut tersenyum lega begitu keluar dari ruangan Test. Tak terkira senangnya atas usaha yang diperjuangkan kan diruangan test selama 90 menit, kendati masih akan menghadapi test test berikutnya.
Salah satu peserta dari Pekanbaru mengaku dirinya sangat kecewa karena nilai passing gradenya gagal, memang testnya cukup sulit. Menurutnya yang paling sulit itu pada test Karakteristik Kepribadian, ujarnya.
Memang ada tiga passing grade yang ditentukan BKN, TKP minimal 143, TIU minimal 80 dan TWK minimal 75. Umumnya para peserta mengeluh pada test TKP dan TIU.
Peserta lainnya dari Pelelawan bernama Hasniwati mengaku dirinya terjebak karena soal soal yang mencari jawaban yang paling benar. “Yang tersulit bagi saya justru di Test TIU ketimbang soal tes sebelumnya pada Tahun 2014, Ia bercerita memang rata rata soalnya sulit, buktinya saya tahun sebelumnya test hanya beda satu poin tidak mencukupi passing grade. Tapi sekarang TKP hanya sanggup 115, TIU hanya 50 dan TWK 70, ucapnya dengan wajah kecewa.
Sama seperti Hasniwati, peserta dari Siak bernama Alfi Syahrin mengatakan pasrah dengan hasil test CAT yang baru saja dilaluinya. Ia mampu mencapai TIU 65, TKP 125, TKW 90, Alumni UIN Jurusan Muamalah ini mengambil formasi Fiqih untuk mcoba peruntungan di test tahun ini. “Test berbasis CAT ini bagus dan transparan tapi waktunya mepet, soalnya rumit, dia mengaku tidak terlalu kecewa, karena bisa jadi pembelajaran, semoga pengalaman dua kali gagal bisa menjadi motivasi kedepannya, jelasnya.
Peserta lainnya bernama Wiwit Wahyuni alumni UNJ jurusan Pendidikan Geografi, mengatakan soal soal TWK pada test CAT ini diluar dugaannya. " ini baru pertama kali, tapi cukup puas dengan hasilnya, saya juga sudah belajar full untuk menghadapi test", imbuhnya. "Sekiranya ada formasi yang masih kosong, karena persentase lulus minim, semoga pihak yang berwenang bisa mempertimbangkan kelulusan ini bisa dipertimbangkan melalui sistem perangkingan harapan. Putri dari Bu Afneti salah seorang pegawai Humas Kanwil Kemenag Riau ini mengaku agak kecewa hanya karena TIU yang jeblok, dua bidang lainnya malah melebihi batas minimal passing grade. Dimana TWK ia mencapai 120, TIU memperoleh 65, TKP 146. “Gemas jadinya, ujar wanita periang ini dengan wajah sumringah. “Cukup puas dengan pengalaman pertama, yang begitu menggoda”, ucapnya sambil berlalu pergi.
Khairunnisa dari Dumai, formasi Guru IPA yang pernah punya pengalaman test ke sekian kali ini punya cerita berbeda. Test kali keempat ini menurutnya soal yang paling mudah di TKP, pada tes CPNS sebelumnya, malah justru tahun ini lebih sulit hanya mampu mencapai 143 batas minimal passing grade, TIU malah diuntungkan kali ini sebanyak 100, TWK mencapai 105, ungkapnya kepada Tim Inmas. (vera)