Batam (Inmas)- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Drs H Ahmad Supardi MA, menitipkan tiga pesan kepada jamaah haji Provinsi Riau yang disampaikan pada acara silaturrahim dengan JCH Kloter 26 BTH, Rabu (23/8/2017) malam di Ruang Pembinaan petugas di Asrama Haji Batam.
Dihadiri dalam acara tersebut Plh Kabid PHU Kanwil Kemenag Riau, Drs H Saifunnajar MA, Kabid Haji dan Umrah Kamenag Kepulauan Riau H Subadi S Ag MSI, Kasi Pendaftaran dan Dokumen Haji Drs H Dalil, dan 46 orang jamaah Provinsi Riau.
Adapun tiga pesan Kakanwil tersebut, pertama; tidak ada yang perlu diratapi dan ditangisi, yang ada adalah disyukuri. “Karena ternyata bapak ibu sebanyak 46 orang ini diberi kesempatan untuk menunaikan ibadah haji, padahal sebelumnya ada yang sakit sudah satu Minggu dirawat di Batam dan ada yang tidak berharap untuk berangkat lagi. Namun 4 hari sebelumnya datang panggilan untuk menunaikan ibadah haji,” ungkapnya Kakanwil memberi dukungan penuh kepada JCH Riau untuk focus pada ibadah yang akan dilakukan.
Kedua; tingkatkan silaturrahim, kerja sama dan soliditas, karena mereka yang tergabung dengan Kloter yang sama merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan.
“Pada kloter 26 BTH yang merupkan pemberangkatan jamaah haji Riau yang terakhir, jumlah jamaah kita hanya sedikit dan tergabung dengan JCH Jambi dan Kalbar, saya berharap supaya silaturrahim, kerja sama, dan soliditas dapat ditingkatkan,sehingga bisa saling bantu membantu antara satu sama yang lain. Sebab haji mabrur itu selain bisa melaksanakan ibadah haji untuk dirinya sesuai ketentuan yang berlaku, juga dapat membantu orang lain untuk menggapai haji mabrur,” jelas ayah 3 orang anak ini.
Ketiga; anggaplah haji yang dilaksanakan saat ini adalah haji yang terakhir, sebab untuk melaksanakan haji berikutnya sudah sulit.
“Karena berdasarkan ketentuan orang yang sudah haji baru dibenarkan mendaftar haji kembali 10 tahun berikutnya, ditambah dengan masa tunggu yang sudah mencapai 17 tahun. Oleh karena itu laksanakanlah haji ini dengan betul betul sesuai dengan manasik haji sehingga memperoleh haji mabrur dan bisa kembali ke tanah air dengan selamat,” pungkasnya dan mengakhiri kegiatan dengan salam- salaman. (mus)