0 menit baca 0 %

Tiga Pesan Jibril Menggetarkan Hati Jamaah, Nurleili Lubis Ajak Masyarakat Air Jamban Hidup Penuh Kesadaran Iman

Ringkasan: Mandau (Kemenag) - Suasana Masjid Al-Fakhrudin di Jalan Stadion, Kelurahan Air Jamban, Rabu (15/10/2025), terasa khusyuk dan penuh makna saat Pengajian Tri Wulan Permata Air Jamban digelar. Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 150 jamaah, yang antusias menyimak tausiyah dengan tema Tiga Pesan Jibri...

Mandau (Kemenag) - Suasana Masjid Al-Fakhrudin di Jalan Stadion, Kelurahan Air Jamban, Rabu (15/10/2025), terasa khusyuk dan penuh makna saat Pengajian Tri Wulan Permata Air Jamban digelar. Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 150 jamaah, yang antusias menyimak tausiyah dengan tema โ€œTiga Pesan Jibril untuk Umat Nabi Muhammad SAW.โ€

Hadir dalam kegiatan tersebut Penyuluh Agama Islam KUA Mandau, Nurleili Lubis, selaku pembina Majelis Taklim Permata Air Jamban. Dalam kesempatan itu, beliau memberikan arahan dan motivasi spiritual kepada jamaah agar terus menjaga semangat kebersamaan dalam kegiatan keagamaan sebagai wujud cinta kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW.

โ€œMajelis taklim seperti ini adalah sumber kekuatan iman kita. Mari terus jaga kebersamaan dan istiqamah dalam menuntut ilmu agama, karena dari sinilah muncul cahaya hidayah yang menuntun kehidupan kita,โ€ ujar Nurleili penuh semangat.

Adapun pemateri utama dalam pengajian ini adalah Ustadz Syamsuddin, S.Pd., M.Pd., yang menyampaikan tausiyah dengan penuh penghayatan tentang tiga pesan malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW:

Hiduplah sesukamu, tetapi ingat bahwa engkau pasti akan mati. Sayangilah siapa pun yang engkau kehendaki, karena engkau pasti akan berpisah dengannya. Lakukanlah apa pun yang engkau mau, tetapi ingat bahwa semua akan dimintai pertanggungjawaban.

Pesan-pesan ini menggugah hati para jamaah untuk merenungi makna kehidupan, kasih sayang, dan tanggung jawab moral di hadapan Allah SWT. Banyak jamaah yang tampak terharu mendengar uraian Ustadz Syamsuddin yang disampaikan dengan penuh kelembutan namun sarat peringatan.

Nurleili Lubis dalam arahannya juga menegaskan bahwa pesan Jibril tersebut relevan dengan kehidupan modern yang sering kali melupakan tujuan hakiki manusia. Ia mengajak seluruh jamaah untuk memaknai hidup dengan kesadaran spiritual, memperbanyak amal, dan menebar kasih sayang di tengah masyarakat.

Kegiatan pengajian Tri Wulan ini diakhiri dengan doa bersama, memohon agar seluruh jamaah senantiasa diberi kekuatan untuk mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan seperti ini menjadi bukti nyata bahwa Penyuluh Agama Islam KUA Mandau tidak hanya berperan dalam penyuluhan administratif, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam membina masyarakat agar beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.