Tiga Kapal Laut Antarkan Kloter 11 BTH Pulang ke Daerah
Ringkasan:
Batam, 13/12 (Humas) Tiga kapal laut mengantarkan kepulangan jamaah haji Kloter 11 BTH yakni jamaah haji Kota Dumai, Bengkalis dan Meranti. Sekretaris PPIH Debarkasi Batam Drs. H. Erizal Abdullah MH saat dikonfirmasi sewaktu melihat langsung pemulangan jamaah haji Kloter 11 di pelabuhan sekupang men...
Batam, 13/12 (Humas) Tiga kapal laut mengantarkan kepulangan jamaah haji Kloter 11 BTH yakni jamaah haji Kota Dumai, Bengkalis dan Meranti. Sekretaris PPIH Debarkasi Batam Drs. H. Erizal Abdullah MH saat dikonfirmasi sewaktu melihat langsung pemulangan jamaah haji Kloter 11 di pelabuhan sekupang mengatakan tiga kapal laut telah mengantarkan pemulangan Jamaah haji Kloter 11 ke kampong halaman.
Tiga kapal yang mengantar kepulangan jamaah haji kloter 11 BTH yaitu, Dumai Express 19 mengangkut sebanyak 262 Jamhaj dan petugas daerah dari kabupaten Bengkalis, telah berangkat dari pelabuhan sekupang pada tanggal 13 Desember 2009 pukul 08.20 wib, untuk jamaah haji asal Meranti diangkut dengan kapal Ocean Express dengan jumlah penumpang sebanyak 76 Jamaah haji dan 20 petugas daerah Kabupaten Meranti telah berangkat pukul 08.00 wib.
Sedangkan untuk Jamaah haji kota Dumai yang berjumlah 141 orang dan 80 koli barang jamaah telah berangkat pada pukul 07.30 wib dengan menggunakan kapal Dumai Express 01, sedangkan sisa barang bawaan jamaah dibawa menuju kota Dumai dengan menggunakan kapal Dumai Express 12.
Sebelum kapal laut tersebut diperbolehkan memulangkan jamaah haji ke kampung halamannya, seluruh kapal telah dilakukan pengecekan oleh petugas, untuk rute yang akan dilewati ketiga kapal ini harus mengikuti rute yang sudah ditetapkan Kantor Pelabuhan Batam.
Selain itu kapal baru diperbolehkan berangkat sesuai dengen hasil pantauan BMG, apabila tinggi gelombang diatas satu meter maka kapal yang mengangkut jamaah tersebut ditunda keberangkatannya sehingga tinggi gelombang kembali normal, alhamdulillah pagi hari ini cuaca cukup cerah sehingga tiga kapal ini diperbolehkan meninggalkan pelabuhan sekupang. (nik)