0 menit baca 0 %

Tiba di Arafah Siang, BTH 18 Minum Bersama dan Dapat Layanan Makan

Ringkasan: Riau (Inmas) - Sebanyak 443 jemaah haji Kloter BTH 18 sudah berada di Arafah untuk melaksanakan wukuf. Berasal dari Rokan Hulu dengan jumlah petugas 5 orang, TPHD 2 orang. Tercatat 1 orang sakit yang masih dirawat di RS hingga kini. Dari jumlah tersebut yang harus menjalani safari wukuf hanya 1 oran...

Riau (Inmas) - Sebanyak 443 jemaah haji Kloter BTH 18 sudah berada di Arafah untuk melaksanakan wukuf. Berasal dari Rokan Hulu dengan jumlah petugas 5 orang, TPHD 2 orang. Tercatat 1 orang sakit yang masih dirawat di RS hingga kini. Dari jumlah tersebut yang harus menjalani safari wukuf hanya 1 orang.

Kloter 18 BTH pukul 10.00 WAS diberangkatkan dari Makkah ke arofah dengan 3 bus secara bertahap dan berakhir semua jamaah sampai di arofah pukul. 12.00 WAS atau 16. 00 WIB. Jumlah jamaah sebanyak 443 ditambah 5 petugas kloter. Mereka menempati tiga buah tenda 902 maktab 8.

Marthielevi mengatakan program pertama ketika sampai di tenda arofah langsung diambil alih oleh TKHI  Itnarti dan  Nefi Hasmareni dengan program gerakan minum air sekali dua jam.

“Dimulai ketika kedatangan tepat jam 12 dilakukan minum air bersama”, katanya.

Ia menyebut setiap jamaah dipimpin dua TKHI, seluruh jemaah diajak minum air bersama secara serentak dan dilanjutkan nanti jam 14.00 dan jam 16.00 untuk hari ini. 

Hal ini dilakukan karena jamaah kelelahan menunggu bus dan menempuh perjalanan yang dilakukan menuju arofah, kata Dia.

Terlebih lagi pada saat cuaca yang panas di arofah mencapai 41 derajat celcius dengan cuaca sedikit berawan. TKHI kloter kembali mengingatkan agar jemaah haji senantiasa menjaga kesehatan, memperhatikan asupan makanan yang cukup, tetap beristirahat, dan banyak minum.

Hal ini dilakukan TKHI 18 BTH, mengingat rentang waktu jam 10 sampai jam 12 siang jamaah rawan terkena haet stroke atau kekurangan cairan tubuh (dehidrasi). 

Selepas gerakan minum bersama jamaah asal kabupaten Rokan Hulu, dipimpinn oleh TPIHI Marthillevi Shaleh jemaah disusun bersyaf mengarah kiblat untuk melanjutkan ritual sholat yang wajib dilakukan.

Marthillevi saleh mengharapkan jamaah memanfaatkan waktu wukuf, walaupun wukuf baru dilakukan besok ahad tanggal 9 zulhijjah . 

“Tetapi hari ini kita  sudah berada disini. ini adalah hari tarbiyah yg juga mempunyai keistimewaan bagi jamaah yg telah berada di arofah, pergunakan waktu dengan ibadah, zikir dan membaca alqur'an dan panjatkan doa mohon keampunan dan rahmat dari Allah Swt”, imbaunya.

Setelah sholat berjemaah, Gustaman selalu ketua kloter (TPHI) mengumpulkan ketua rombongan untuk memberi brifing proses pengambilan makan  jamaah dan dilanjutkan pembagian nasi makan siang yang langsung dinikmati jamaah pukul 02.00 WAS siang atau 18 WIB.(vera)