Riau (Inmas) - Tim Inmas yang di pimpin oleh Kasubbag Inmas Dedi Sahrul S Kom MSi mengunjungi Kantor Kemenag Kota Pekanbaru pada Kamis siang (21/12). Kunjungan itu dilakukan berkenaan survey pelaksanaan live streaming yang akan dilaksanakan oleh Tim Inmas dalam mendukung suksesnya ekposs publik acara gerak jalan santai yang akan dihelat pada tanggal 24 Desember 2017. Tak hanya itu, kunjungan tersebut juga bertujuan untuk menggali informasi dimana Kemenag Kota Pekanbaru baru baru ini telah menerima penghargaan dari Gubernur Riau katagori Satker Kinerja Pelaksanaan Anggaran Terbaik di Propinsi Riau.
Keluarga besar Kemenag Kota Pekanbaru yang
dimotori H Edward S Umar MA mengaku sangat bersyukur dan bergembira atas
penghargaan tersebut. Menurutnya prestasi tersebut tidak lepas dari kerja keras
dan hasil kerja bersama sama. Tak lupa ia mengucapkan terimakasih yang tinggi
kepada seluruh staff kasubbag TU, tim keuangan Kemenag Pekanbaru dan terkhusus
kepada mereka yang duduk dalam struktur DIPA ini.
“Mereka telah bekerja dengan baik, tepat
waktu, dan taat regulasi selama ini”, ucapnya kepada tim Inmas Kanwil Kemenag Riau yang dipimpin oleh Dedi Sahrul S Kom MSi. Ia mengungkapkan begitu DIPA
diterima, pihaknya mengaku langsung membagikan DIPA tersebut kepada masing
masing KASI dan Penyelenggara agar segera
dieksekusi, dan dibaca DIPA tersebut dengan cermat, mencatat prioritas bagian
yang akan direvisi, dan yang segera dilaksanakan, jelas Edward menyebutkan kiat
pertama. Kedua, kepada para KASI dan
penyelenggara atau mereka yang bertugas untuk mengelola DIPA diintruksikan
untuk membuat jadwal kegiatan, peserta dan pencairan dana. “Ini harus sinkron”,
ujarnya menyebutkan. Kepada Para Kasi dan penyelenggara, dan PPK kami ajak
untuk melakukan evaluasi, minimal satu x dalam sebulan dalam rangka realisasi pencairan
dana ucapnya menyebutkan kiat ketiga. Keempat pihaknya melakukan brieving 1 x
dalam sebulan, untuk mencatat segala bentuk kendala yang mungkin ditemui dalam
perjalanan penyelenggaraan DIPA sekaligus mencari solusinya bersama sama,
terang Edward kepada tim Inmas di ruangan kerjanya pada Kamis siang (21/12).
Selain itu Edward juga menekankan
sejumlah prinsip prinsip yang diterapkannya pada pemangku kepentingan maupun
staff di lingkungan kerja selama ini diantaranya adalah prinsip efektif,
efisien, akuntabel, transparan, taat regulasi, taat adminstrasi, tepat sasaran,
dan tepat waktu. “Prinsip ini selalu kita ulang ulang ini, agar semua lini bisa
memahami prinsip kerja terapkan dalam penyelenggaraan DIPA secara maksimal.
Begitu pula Kasubbag TU Sebagai penerbit
SPM kita arahkan untuk mengumpulkan tim
keuangan sekali dalam sebulan, mana yang perlu disegerakan dan yang harus diperbaiki.
Bagi pihaknya begitu DIPA kita terima, dilanjutkan dengan rapat internal dengan
pejabat pembuat komitmen, pihaknya menyegerakan untuk membuat juknis, kemudian
menyurati Kanwil Kemenag Riau untuk
segera membuat juknis dan memberikan deadline waktu kepada Kanwil Kemenag Riau.
“Jika
dalam 15 hari juknis belum bisa diterbitkan oleh Kanwil Kemenag Riau, maka
Kemenag Kota Pekanbaru berinisitaif membuat juknis sendiri (Menggunakan juknis
tahun lalu) segingga pihaknya tidak menemukan kendala dalam proses
penyelenggaraan DIPA tersebut. “Hal inilah yang selalu kita tanamkan kepada
seluruh pemangku jabatan di lingkungan Kemenag Kota Pekanbaru”, tandasnya sembari
tersenyum. (vera/adi/eka/faj)