Kakanwil Kemenag Riau (tengah) dan Kepala Bidang Pakis Kanwil Kemenag Riau Drs H Fairus (kiri), Kasi PAIS M Yusri,ketika menyampaikan sambutan kepada peserta Pentas PAI ke VIII, Minggu (08/10) tentang acara Pentas PAI VIII yang akan digelar di Banda Aceh 9-14 Oktober 2017.
Riau (Inmas) – Kontingen Provinsi Riau berangkat ke Banda Aceh pada Senin pagi pukul 9.30 tadi pagi menggunakan pesawat lion air untuk mengikuti Pekan Keterampilan dan Seni (Pentas PAI) Tingkat Nasional VIII Tahun 2017. Sebelumnya, bertempat di Hotel Delira Syari’ah Pekanbaru Minggu malam (08/10) pada Pukul 20.30 WIB Drs H Ahmad Supardi MA selaku Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Riau resmi melepas keberangkatan kontingen Peserta yang berjumlah sebanyak  lebih kurang 80 orang tersebut.
H Fairus selaku Kepala Bidang pakis menyatakan dalam sambutannya ada sebanyak 31 orang peserta yang akan unjuk kemampuan pada gelaran pentas seni PAI di Naggaro Aceh Darussalam, official sebanyak 8 orang, panitia sebanyak 12 orang, selebihnya ada juga sebagian orang tua siswa yang berangkat dengan mobil pribadi masing masing. Ia mengungkapkan Gelaran pentas PAI pertama diluar Pulau Jawa ini akan diikuti oleh 1200 peserta dari siswa SD, SMP, SMA, dan SMK yang mewakili seluruh provinsi seluruh Indonesia.
Lebih lanjut ia menjelaskan kontingen Riau sendiri fix mengikuti semua cabang lomba meliputi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), lomba pidato PAI, Musabaqah Hifzhul Quran (MHQ), lomba cerdas cermat PAI, Lomba Kaligrafi Islam, Lomba Nasyid, Lomba debat PAI, dan kreasi busana untuk dua busana.
“Diatas keterbatasan anggaran Fairus berharap anak bisa berkreasi secara maksimal”, ucapnya. “Insyaallah Menag Lukman Hakim Syaifuddin direncanakan akan membuka resmi gelaran tersebut pada malam nanti pukul 19.30 WIB”, ucapnya lagi.
Ia mengungkapkan pentas PAI ini akan berakhir pada Jum’at mendatang dan Sabtunya para peserta sudah kembali pulang ke masing masing daerah. Sementara itu untuk penginapan peserta, telah disediakan dan dikoordinir secara lengkap oleh para panitia kita disana, ujarnya.
“semoga anak anak kita bisa menampilkan yang terbaik untuk Riau”, ujarnya berharap menutup laporan.
Sementara itu kepada peserta pentas PAI Kakanwil menilai gelaran pentas Pai perlu dilakukan secara terus menerus, menurutnya ini merupakan salah satu kegiatan gengsi nasional selain bentuk silturrahaim dengan seluruh 34 provinsi yang ada di Indonesia.
Saat ini adalah era kompetisi, eranya persaingan lanjut Kakanwil, saya kira ini sebuah bekal yang sangat luarbiasa. Menurutnya pentas yang dikemas dalam bentuk kompetisi ini dapat memberikan motivasi kepada peserta didik supaya lebih bersemangat mempelajari dan mencintai pelajaran Pendidikan Agama Islam.
“Manfaatkan peluang ini dengan baik, saya yakin andalah orang yang tepat mewakili Riau, kita dipercaya sebagai yang terbaik, di ajang inilah kita bisa mengenal teman teman kita dari seluruh nusantara yang berpartisipasi dalam pentas ini”, terang Ahmad Supardi.
Ia berpesan agar peserta yang tampil dengan full tim pada pentas PAI esok, bisa tampil maksimal dan menjaga kesehatan selama jalannya pertandingan. " Semoga anak anak sekalian bisa mengukir dan membuat sejarah pengalaman dalam hidup di Banda Aceh nanti", harapnya.
Sebelumnya Kepala Seksi PAIS Yusri menyampaikan dalam laporannya, pada jam 9.00 pagi tadi sudah melakukan geladi, namun kontingen Riau tidak bisa mengikuti. Hari kedua hingga hari ke empat full untuk jadwal pertandingan, namun khusus untuk hari keempat bertepatan dengan seminar nasional Pendidikan Agama Islam dan Rakor bidang Pakis. Untuk hari kelima dari pagi hingga sorefull, para peserta akan melakukan napak tilas tentang perkembangan Islam di Aceh, dan akan dipandu oleh panitia setempat, ujar Yusri melaporkan.
Turut hadir pada acara pelepasan tadi malam, Kepala Bidang Pakis Drs H Fairus, Kapela Seksi PD Pontren DR muhammad Fakhri, Kepala Seksi  Kepala Seksi Pendis pada PAUD dan Pendidikan Dasar, Pendis Siak Drs H Resman, para peserta, pendamping, sekaligus pelatih pada masing masing lomba.(vera/jon)
.Â