Riau (Inmas)- Berhasil
meraih terbaik 2 Nasional pada Robotics Competition tahun 2018, tim Robotik Madrasah
Ibtidaiyah (MI) Uways Alqorni Pekanbaru terdiri dari Abdurrahman Faiz
An-Naufal, Muhammad Abel Hernandez dan Rava Artania Putra bertandang ke Bidang
Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Riau, Rabu (7/11/2018).
Kedatangan tim
Robotik MI Uways Alqorni di dampingi ketua yayasan Qomaruzzaman dan kepala
Madrasah Hilva Ramadhani S.Pd.I, M.Pd di sambut oleh Kabid Pendidikan Madrasah
Kanwil Kemenag Riau H Asmuni MA di ruang kerjanya.
Menurut Hilva
Ramadhani, pada ajang
Madrasah Robotics Competition Tingkat Nasional di Depok Jawa Barat yang ditaja
oleh Direktorat Kurikulum, Sarana,
Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Ditjen Pendidikan Islam Kementerian
Agama RI Tim MI Uways Alqorni Pekanbaru berhasil menjadi utusan sumatera
dan meraih terbaik 2 pada kategori The Best Presentation Rancang Bangun Mesin
Otomatis Bencana. Bahkan Tim Robotik MI Uways akan mengikuti kompetisi robotic
tingkat nasional di Singapura pada Awal Januari 2019.
“Kegiatan
robotic ini sudah berjalan sejak tahun 2016 hingga 2018, dan Alhamdulillah
siswa kita selalu meraih prestasi tingkat provinsi bahkan nasional. Perestasi
tersebut tidak lepas dari upaya dan kesungguhan siwa-siswi juga seluruh
komponen Madrasah, khususnya orang tua siswa,” ungkapnya.
Kepala Bidang Penmad, H Asmuni MA
pada kesempatan tersebut sangat mengapresiasi prestasi yang telah diukir oleh
siswa madrasah Uways dan berharap rangcangan tersebut dapat terus dikembangkan
agar kelak bermanfaat ditengah masyarakat.
“Melihat rancangan sepereti ini kelak
jika di kembangkan ini tentu akan mempunyai fungsi di tengah-tengah masyarakat.
Oleh karenanya harapan kami kedepan kepada seluruh Madrasah yang ada di Riau
umumnya dan Madrasah-madrasah yang mempunyai kemampuan hendaknya terus
mengembangkan bakatnya tersebut sehingga berguna bagi nusa dan bangsa,” ucapnya
bangga.
Ditambahkan salah seorang tim robotic
Uways, pada saat lomba ia dan tim sempat mengalami kesulitan saat motornya
tidak bergerak, namun hal tersebut dapat diatasi dengan kekompakan timnya.
“Pertama kali saya bingung dan
setelah menanyakan pada teman sebelah akhirnya masalahnya dapat ditemukan.
Ternyata kabel sebelah kanannya putus, jadi saya memasangnya menggunakan alat
yang ada di sebelah saya. Harapan saya kedepannya sekolah Madrasah Ibtidaiyah
Uways Alqorni juara satu di bidang Nasional maupun internasional,” harapnya.
(mus/eka/ salma/dea/khair)