Pekanbaru (Inmas). Tenaga Pendidik dan Kependidikan merupakan unsur terpenting dalam meningkatkan mutu suatu madrasah, hal ini disampaikan oleh Ilyas M.Ag saat memberikan materi pada Diklat Tekhnis Substantif Kependidikan Materi Pembelajaran Berbasis High Order Thinking Skill (HOTS-red) Untuk Guru Madrasah Tsanawiyah di Wilayah Kerja Kanwil Kemenag Riau yang di selenggarakan oleh Pusdiklat Kemenag RI pada Senen (21/03) bertempat di Kampus MAN 2 Model Jl.Diponegoro No.1 Pekanbaru.
Diklat untuk Tenaga Pendidik dan Kependidikan itu sangat penting, tujuan diklat tersebut adalah untuk mencetak aparatur yang cakap, tanggap dan profesional dalam melaksanakan tugas, perlu di ingat, mutu madrasah sangat ditentukan oleh mutu SDM dalam melaksanakan tugas, oleh sebab itu sangat diharapkan kepada bapak/ibu peserta diklat agar mengikuti diklat ini dengan serius, ikutilah dari awal sampai akhir, ilmu yang didapat dalam diklat ini tidak semua guru di madrasah bapak/ibu mendapatkannya, kami berharap ilmu ini nantinya bisa ditransfer kepada guru guru yang lain, sebagaimana yang disampaikan dalam pembukaan tadi bahwa narasumber adalah Widyaiswara Kementerian Agama Pusat dan Daerah, mari manfaatkan kesempatan ini sebaik baiknya, himbau Ilyas kepada seluruh peserta.
Diklat Tekhnis Substantif Peningkatan Kompetensi Pendidikan Berbasis HOTS ini dilaksanakan selama 5 hari dari tanggal 21 s/d 25 Maret, secara umum materi diklat tersebut terdiri dari 3 kelompok mata diklat, yaitu; Kelompok Dasar, Inti dan Penunjang yang di isi oleh narasumber dari Widyaiswara Pusat (Kemenag RI) dan Pejabat struktural Kemenag Kantor Wilayah Provinsi Riau seperti pak Ilyas tadi, ujar ketua panitia, H. Suja’i,S.Ag, MM kepada Inmas.
Seyogyanya diklat seperti ini ditaja di Pusdiklat Kemenag RI di Jakarta atau di Balai Diklat Keagamaan Padang, namun kita mencoba dengan pola baru yang bisa lebih menghemat anggaran dan tepat sasaran dengan mendatangi daerah seperti Provinsi Riau saat ini, sebagaimana yang disampaikan pak Ilyas tadi bahwa tujuan diklat tersebut adalah untuk memprofesionalkan aparatur Kementerian Agama, sebagaiman data yang disampaikan bapak Pgs. Ka.Kanwil Prov.Riau Drs.H.Mahyudin, MA saat pembukaan tadi yang mengatakan sangat banyak guru dan pegawai di wilayah Riau ini yang belum tersentuh oleh Diklat peningkatan mutu kinerja ini, kita sangat paham hal tersebut, oleh sebab itu kita mencoba pola baru semoga semakin banyak aparatur Kemenag bisa kita berikan materi Diklat seperti ini, semoga kedepan kita semakin maksimal dalam melaksanakan diklat peningkatan kualitas terhadap aparatur Kementerian Agama ini, pungkas H. Suja’i mengakhiri pembicaraan.(AZ)