0 menit baca 0 %

Temu Akbar Mubaligh Muhammadiyah se Kabupaten Kuansing Dihadiri Bupati

Ringkasan: Kuansing (Inmas), Bupati kabupaten Kuantan Singingi Drs. H. Mursini, M.Si memberikan kata sambutannya, pada saat menghadiri acara Temu Akbar Mubaligh Muhammadiyah se kabupaten Kuansing yang diadakan di Hotel Angela Teluk Kuantan Kamis (11/04/2019).Hadir juga pada kegiatan tersebut Asisten III Pemda...

Kuansing (Inmas), Bupati kabupaten Kuantan Singingi Drs. H. Mursini, M.Si memberikan kata sambutannya, pada saat menghadiri acara Temu Akbar Mubaligh Muhammadiyah se kabupaten Kuansing yang diadakan di Hotel Angela Teluk Kuantan Kamis (11/04/2019).

Hadir juga pada kegiatan tersebut Asisten III Pemda Kuansing Dr. Agusmandar, S.Sos,M.Si, Kepala Seksi Bimas Islam H. Bakhtiar, S.Ag,MH, Kepala KUA kecamatan Kuantan Tengah H. Riko Pilihantoni, SE.I,ME, Penyuluh Agama Kuantan Tengah Ali Muhammad Afan, S.Ag, pegawai Kemenag Kuansing Noprianto, S.Pd.I, dan para mubaligh yang tergabung dalam organisasi Muhammadiyah.

Dalam kata sambutannya Bupati berpesan kepada para mubaligh, agar menyampaikan tentang bahaya narkoba dan penyakit masyarakat disamping menyampaikan kajian-kajian agama lainnya. Karena dua hal ini sudah menjadi momok yang menakutkan, yang banyak menjangkiti para generasi muda harapan bangsa.

"Di zaman milenial ini tugas para mubaligh akan semakin berat, harapannya dengan ceramah yang disampaikan bisa memberikan pengaruh yang dapat mengokohkan aqidah anak-anak, generasi muda, dan umat. Disamping kurangnya aqidah, bangsa ini juga sedang mengalami krisis akhlak, sangat sulit bagi kita untuk bisa menemui orang yang benar-benar bisa dijadikan teladan," ujar Bupati.

Pada bagian yang lain Bupati juga menyampaikan tentang bahayanya penambangan ilegal, selain bisa merusak lingkungan bisa juga merugikan orang lain, akibat terkontaminasi oleh zat kimia yang digunakan saat ada aktifitas penambangan. Terakhir, Bupati mengajak semua orang yang hadir untuk menggunakan hak pilihnya pada pelaksanaan Pemilu tanggal 17 April mendatang, dan menghindari sikap Golput (Golongan Putih/tidak ikut serta). (n/r)