0 menit baca 0 %

Tausiyah Pagi Jum’at ini “ Meraih Ketaqwaan “

Ringkasan: Kampar (Humas)- Kantor Kementrian Agama Kab. Kampar setiap pagi jum’at mengadakan acara Tausiyah yang pagi ini (05/10) di isi oleh Kasi Urais Drs H Syafrizal Aziz. Dalam tausiyahnya, Abuya Syafrizal Aziz mengangkat tema “Meraih ketaqwaan”.
Kampar (Humas)- Kantor Kementrian Agama Kab. Kampar setiap pagi jum’at mengadakan acara Tausiyah yang pagi ini (05/10) di isi oleh Kasi Urais Drs H Syafrizal Aziz. Dalam tausiyahnya, Abuya Syafrizal Aziz mengangkat tema “Meraih ketaqwaan”. Taqwa bukan sekedar melaksanakan perintah dan meninggalkan larangan Allah SWT. Orang melaksanakan perintah dan meninggalkan larangan tidak selalu berdasarkan Taqwa. Mereka taat mungkin karena ada sebab lain seperti menginginkan upah, ingin dipuji, dan ingin pengaruh. Mereka juga meninggalkan yang dilarang bisa karena ingin menjaga nama baik, takut dihukum, takut dihina,dan takut diasingkan. Begitulah arti Taqwa telah disalahartikan. Maksud dari Taqwa telah disempitkan. Taqwa berasal dari kata waqa-yaqi-wiqayah yang artinya memelihara. Hujahnya adalah Al Quran At Tahrim ayat 6 yang bermaksud: “Wahai orang yang beriman, hendaklah kamu memelihara kamu dan kelurgamu dari api neraka”. Dalam Al Quran, Allah SWT sering menyeru dengan kalimat ittaqu atau yattaqi. Tambahan huruf pada asal kata waqa membawa perubahan makna. Di sini ittaqullah mempunyai maksud hendaklah kamu mengambil Allah SWT sebagai pemelihara /benteng/pelindung. Yaitu hendaklah jadikan Tuhan itu pelindung. Jadikan Tuhan itu benteng. Bila sudah berada dalam perlindungan, kubu atau benteng Tuhan maka perkara yang negatif dan berbahaya tidak akan masuk atau tembus. Artinya jadikanlah Tuhan itu dinding dari segala kejahatan, ucapnya. Diakhir Tausiyah, Abuya Syfizal Aziz mengajak seluruh staf dan karyawan/i untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT, disamping menjaga sifat Tawaddu’, Qona’ah dan waro’. Dengan menjaga sifat ini, Insya Allah prediket Taqwa bisa kita raih, tutupnya. (Ags)