0 menit baca 0 %

Tausiyah “Hikmah di Balik Ujian”, Penyuluh KUA Singingi Hilir Gugah Kesadaran Jemaah Wirid

Ringkasan: Kemenag ( Kuansing ) Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singingi Hilir kembali turun ke lapangan dalam rangka melaksanakan pembinaan dan bimbingan keagamaan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 18 Desember 2025, pukul 14.00 WIB hingga selesai, bersama k...

Kemenag ( Kuansing ) Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singingi Hilir kembali turun ke lapangan dalam rangka melaksanakan pembinaan dan bimbingan keagamaan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 18 Desember 2025, pukul 14.00 WIB hingga selesai, bersama kelompok ibu-ibu wirid mingguan di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau.

Bertempat di salah satu rumah warga, pembinaan keagamaan ini diisi langsung oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Singingi Hilir, Ustadz Ahmad Fahrudin, S.Ag. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan tausiyah dengan tema “Hikmah di Ujian dan Cobaan” yang bertujuan membangkitkan kesadaran dan keteguhan iman jemaah dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Ahmad Fahrudin, S.Ag menekankan bahwa setiap ujian dan cobaan yang diberikan Allah SWT kepada hamba-Nya pasti mengandung hikmah dan kebaikan, selama disikapi dengan kesabaran, keikhlasan, dan tawakal. Ia mengajak para jemaah untuk tidak berputus asa, tetap bersyukur dalam kondisi apa pun, serta menjadikan setiap cobaan sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Para ibu-ibu wirid terlihat antusias menyimak materi yang disampaikan, bahkan beberapa di antaranya turut menyampaikan pengalaman pribadi yang berkaitan dengan ujian hidup yang sedang dihadapi. Hal ini menjadikan kegiatan pembinaan semakin hidup dan menyentuh hati jemaah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin KUA Kecamatan Singingi Hilir melalui peran aktif Penyuluh Agama Islam dalam memberikan pembinaan langsung kepada masyarakat di desa-desa. Dengan turun langsung ke tengah masyarakat, penyuluh diharapkan mampu menjawab kebutuhan spiritual umat serta memperkuat pemahaman keagamaan yang moderat dan menyejukkan.(MB)