0 menit baca 0 %

Taushiyah : Detik-detik Kelahiran Rasulullah SAW

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas), Mayoritas Ulama menjelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW lahir pada hari Senin 12 Rabiul Awal. Ternyata peristiwa yang terjadi pada hari Senin 12 Rabiul Awal  bukan hanya lahirnya Rasul, tercatat dalam Siroh Nabawiyah Nabi Wafatnya Nabi pun pada Hari Senin 12 Rabiul Awal dalam Usia 63...


Pekanbaru (Inmas), Mayoritas Ulama menjelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW lahir pada hari Senin 12 Rabiul Awal. Ternyata peristiwa yang terjadi pada hari Senin 12 Rabiul Awal  bukan hanya lahirnya Rasul, tercatat dalam Siroh Nabawiyah Nabi Wafatnya Nabi pun pada Hari Senin 12 Rabiul Awal dalam Usia 63 Tahun. Ketika diangkat menjadi Nabi diusia 25 Tahun itu juga terjadi pada hari senin 12 Rabiul Awal, diangkat menjadi Rasul di usia 40 Tahun juga pada hari Senin 12 Robiul Awal, bahkan sebagian Mufassir mengatakan al-Quran turun juga pada hari Senin 12 Robiul Awal. Demikian di sampaikan Firdaus Hamid, S.Ag.M.Sy dalam Taushiyah kultum Zuhurnya di Masjid Ikhlas Beramal Selasa (28/11/2017).

Lebih lanjut dalam taushiyahnya dijelaskan mengutip pendapat Aidh Al-Qorni dalam bukunya Islam Rahmatan Lilalamin dan buku Siroh Nabawiyah karya Syekh Safiyuddin Rahman Al-Mubarak Furi, Firdaus mengatakan  ”ketika ditanyakan oleh sahabat kepada Nabi, Apakah Engkau merayakan hari kelahiran-Mu ya Rosul. Nabi menjawab saya peringati dan saya rayakan kelahiran saya dengan cara berpuasa setiap hari Senin”. Ini pulalah yang menjadi dasar disyariatkannya kita Puasa Sunnat setiap hari Senin.

Ditengah seriusnya jamaah mendengarkan taushiyahnya, Firdaus menjelaskan banyak peristiwa luar biasa yang terjadi disaat detik-detik lahir Rasulullah. Yaitu Pertama. Ibundanya Aminah memberikan pengakuan sembilan bulan Muhammad berada dalam kandungan saya tapi saya tidak pernah merasakan yang namanya sakitnya hamil. Kedua, saya lihat Muhammad terlahir dalam keadaan Sujud. Ketiga. Satu tahun menjelang lahirnya Muhammad negeri kami tidak pernah turun hujan sehingga kering dan tandus, tetapi ketika Muhammad saya lahirkan terjadilah hujan yang sangat lebat sehingga negeri menjadi makmur. Keempat. Berhala yang berjumlah 360 yang di tanam disekeliling Ka’bah yang disembah oleh orang kafir Qurais tumbang dengan sendirinya karena terjadinya gempa kecil. Kelima,  Api yang  biasa disembah orang kafir Qurays padam dengan sendirinya.   Keenam, Lahir Nabi Muhammad dalam keadaan yatim. Ketujuh, Istana Syam  memancarkan sinar sampai ratusan kilometer sehingga Mekah menjadi terang.

Diakhir Taushiyahnya beliau mengajak “mari kita ambil I’tibar dari kelahiran Nabi Muhammad  SAW ini” ajaknya. (Idris).