Meranti (Inmas) : Pasangan Suami Istri haruslah saling memahami satu dengan yang lainnya. Dari pemahaman itulah salah satu indikator terbentuknya sebuah keluarga yang sakinah. Hal tersebut merupakan salah satu pesan yang disampaikan oleh Drs. H. Tarmizi Tohor, MA, Sekretaris Direktorat Jenderal (Ditjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama RI saat memberikan pengarahan dan materi pada kegiatan Pembinaan Keluarga Sakinah yang diadakan oleh Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau Senin, (03/12/2018) di aula Kopitiam Resto lantai 2 Jl. Diponegoro Selatpanjang.
Menurut Tarmizi Tohor, Keluarga Sakinah merupakan keluarga yang hidup sejahtera dan bahagia. Sejahtera lahir batin dan bahagia saling memahami, sehati dan sejiwa dalam membentuk keluarga sesuai dengan agama yang dianut. Kegiatan Pembinaan Keluarga Sakinah ini juga menurut H. Tarmizi Tohor juga untuk mengevaluasi kehidupan keluarga yang telah disatukan oleh ikatan perkawinan.
Diakhir penjelasannya, Pria kelahiran Desa Sungai Tohor Kecamatan Tebing Tinggi Timur Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau tersebut berharap kegiatan pembinaan keluarga sakinah yang sedang dilaksanakan bisa bermanfaat bagi para keluarga dan masyarakat dalam upaya menciptakan keluarga yang harmonis, bahagia dan tentram.
Kegiatan Pembinaan Keluarga Sakinah tersebut juga dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti H. Darwison, MA, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Drs. H. Sulman, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam H. Jasmail, S.Ag, Kepala Seksi Pendidikan Islam H. Efendi, S.Ag, MM, Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah H. Hasbullah, S.Ag serta Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se Kabupaten Kepulauan Meranti.
Kegiatan pembinaan Keluarga Sakinah tersebut diikuti oleh 80 orang peserta yang berasal dari desa-desa yang ada di Kecamatan Tebing Tinggi dan Kecamatan Tebing Tinggi Barat. Selain H. Tarmizi Tohor, kegiatan tersebut juga diisi oleh pemateri lain sesuai tema yang ada. (Humas)