0 menit baca 0 %

Tarling Kemenag Riau Berlanjut ke Masjid Al Ikhlas Kampar

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas)- Kegiatan tarawih keliling Safari Ramadhan 1437 H Kanwil Kemenag Riau perdana berlokasi di Masjid Alfalah Kabupaten Siak pada Jum’at (24/06) lalu. Kemudian safari Ramadhan jajaran Kanwil Kemenag Riau berlanjut ke Masjid Al Ikhlas pada Senin (27/04) malam.

Pekanbaru (Inmas)- Kegiatan tarawih keliling Safari Ramadhan 1437 H Kanwil Kemenag Riau perdana berlokasi di Masjid Alfalah Kabupaten Siak pada Jum’at (24/06) lalu. Kemudian safari Ramadhan jajaran Kanwil Kemenag Riau berlanjut ke Masjid Al Ikhlas pada Senin (27/04) malam.

Kegiatan dipimpin oleh Pgs Kanwil Kemenag Riau H mahyudin MA didampingi Kabag TU HM Saman S Sos I, Kasi Kemitraan Umat, Publikasi Dakwah dan Hari Besar Islam (HBI) Bidang Penerangan Agama Islam dan Zakat Kanwil Kemenag Riau, Eka Purba, Kasubbag Inmas H Darwison MA beserta tiga orang team Inmas dan Kasubbag Umum H Alfian MA

Desa yang menjadi salah satu destinasi kunjungan Kanwil Kemenag Riau beserta rombongan ini dinilai perlu dikunjungi. Selain dihadiri oleh Kabag TU HM Saman beserta jajarannya, tampak hadir pula Kepala Kankemenag Kabupaten Kampar Drs H Fairuz, Kepala KUA Kec Perhentian Raja Azwir SAg, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama dan masyarakat di lingkungan Masjid.

Meskipun sudah dipenghujung Ramadhan antusias masyarakat masih cukup terlihat dengan jumlah jamaah yang cukup banyak. Acara dimulai pukul 18.00 WIB diawali dengan berbuka bersama, sholat maghrib dan Isya berjamaah dan dilanjutkan dengan sholat tarawih berjama’ah dengan masyarakat.

Kegiatan yang sudah rutin dilaksanakan ini sebagai wujud nyata representasi sinergi Kemenag dengan masyarakat, ujar H Mahyudin mengawali sambutannya.

Lebih dari itu, melalui kegiatan tarling safari ramadhan ini diharapkan mampu menguatkan dan mempererat silaturrahmi antara Kemenag Provinsi dan Daerah hingga ke satuan terkecil, sambung pria yang doyan makan ayam goreng ini.

Selain itu Ramadhan adalah momentum bagi lembaga keagamaan untuk mewujudkan kota dengan masyarakat yang relligius, katanya menuturkan.

“Program Kemenag tidak akan berjalan jika tidak didukung oleh masyarakatnya, oleh karena itu kontribusi masyarakat sangat dibutuhkan dalam mengantisipasi hal-hal negatif yang menjalar ditengah masyarakat, ucapnya.

“Penyakit masyarakat ini harus dibasmi, terutama penyakit generasi muda yang terbawa arus pergaulan bebas dan narkoba”, tekannya.

“Minimal Dengan peran dan kontribusi masyarakat bersinergi dengan pemerintah melalui Kemenag, kita sudah dapat menangkal hal negatif tersebut”, terangnya.

Pihaknya menghimbau sekaligus menumpangkan harapan besar momen Ramadhan dapat dijadikan sebagai bentuk upaya tindakan preventif terhadap segala hal yang tidak baik ditengah masyarakat.

Sampai berita ini diturunkan masih berlangsung dengan khidmat tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Dr Muhammad Fahri MA Kasi Pemberdayaan Zakat Kemenag Riau.(vera)