Pekanbaru (Inmas) - Embarkasi Haji Antara menjadi salah satu prioritas utama yang akan disegerakan oleh Ka.Kanwil Kemenag prov. Riau, Drs. H. Ahmad Supardi Hs, MA. Hal ini langsung dibahas pada Rapat Persiapan Embarkasi Haji Antara yang dilaksanakan di Ruang Rapat Ka.Kanwil Kemenag Riau, Senin (17/10). Rapat ini dipimpin langsung oleh Ka.Kanwil Kemenag Riau dengan dampingan Kabag Tata Usaha, HM. Saman, S.Sos, M.Si dan Kabid PHU, Drs. H. M. Azis, MA, MM yang dihadiri oleh seluruh pegawai Bidang PHU Kanwil Kemenag Prov. Riau.
"Perkembangan aksi yang sudah kami lakukan dalam mewujudkan embarkasi haji antara ini disambut baik oleh Gubernur Riau dan Anggota DPRD Riau bahkan Gubri dan beberapa Anggota DPRD sudah mendatangi Menteri Agama RI dalam pembahasan embarkasi haji antara ini. Beberapa waktu yang lalu pun Menteri Agama RI sudah meninjau lokasi Embarkasi Haji Antara yang merupakan Rusunawa eks PON 2012 yang berada di Jl. Mekar Sari, Pekanbaru," jelas Azis.
Azis pun menambahkan bahwa saat ini proposal Embarkasi Haji Antara sudah disampaikan kepada Biro PHU Kemenag RI sehingga diharapkan dapat ditindaklanjuti secepatnya.
Ka.Kanwil Kemenag Prov. Riau, Drs. H. Ahmad Supardi Hs, MA yang menerima laporan perkembangan ini mengatakan, "Saat ini yang terpenting adalah kerja sama dan koordinasi yang baik dengan pemerintah provinsi Riau yaitu Gubernur Riau. Embarkasi Haji Antara merupakan salah satu kepentingan yang dibutuhkan oleh masyarakat Riau, mudah-mudahan Pemprov. Riau mau mendukung program kita ini."
Ahmad Supardi juga menjelaskan bahwa saat ini kita harus mempersiapkannya dengan baik dimulai dengan mengumpulkan persyaratan yang dibutuhkan untuk mengoperasikan embarkasi haji antara ini seperti persiapan bandar udara internasional yang sudah sesuai dengan standarnya kemudia pesawat penerbangan serta fasilitas-fasilitas pendukung terutama rumah sakit persiapan.
"Persiapan harus kita gegas saat ini berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait demi kelancaran proses pengoperasian embarkasi haji antara yang dijadwalkan akan terlaksana pada tahun 2017. Mudah-mudah terlaksana sesuai dengan target yang kita harapkan," harap Ahmad Supardi. (nvm/adi)