0 menit baca 0 %

Tarekat Naqsyabandiyah Komit Bina Majelis Pengajian di Riau

Ringkasan: Kampar (Humas)- Tarikat Naqsyabandiyah Provinsi Riau akan terus melakukan pembinaan terhadap majelis-majelis pengajian yang ada di Kabupaten/ Kota se Riau. Karena keberadaan majelis pengajian terebut sangat berperan dalam pembangunan kehidupan beragama di Riau.
Kampar (Humas)- Tarikat Naqsyabandiyah Provinsi Riau akan terus melakukan pembinaan terhadap majelis-majelis pengajian yang ada di Kabupaten/ Kota se Riau. Karena keberadaan majelis pengajian terebut sangat berperan dalam pembangunan kehidupan beragama di Riau. Demikian diungkapkan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kan Kanwil Kemenag) Riau yang juga merupakan ketua Tariqat Naqsyabandiyah Riau, Drs H Asyari Nur SH MM, saat membuka acara pengajian Majelis Tarikat Naqsyabandi di Masjid Ubudiyah, Danau Bakuo, Kecamatan Tambang, Kampar. Menurutnya, saat ini ada sekitar 403 majelis pengajian dengan jumlah jamaah mencapai 825 ribu orang masih exis di seluruh Kabupaten dan Kota se Riau. Dimana, majelis tersebut turut aktif dalam membantu pemerintah dalam mengkondusifkan pembangunan keagamaan dalam masyarakat. Untuk itu, keberadaan Majelis pengajian tersebut harus didukung dan dibina agar dapat lebih mengoptimalkan perannya di masyarakat. "Kita akan terus melakukan pembinaan terhadap majelis majelis pengajian yang ada di Riau, sehingga dapat lebih optimal dalam masyarakat. Sementara itu terhadap paham-paham keagamaan yang kita pandang bermasalah, seperti alirah sempalan tidak mesti dijauhi tapi harus dilakukan pendekatan secara berlahan sehingga bisa dikembalikan pada ajaran atau akidah yang seharusnya," terang Asyari dihadapan ratusn jamaah pengajian Masjid Ubudiyah Kampar. Pada kesempatan itu, selaku Ka Kanwil Kemenag Riau ia berharap agar semua aparatur Kemenag pada setiap jajaran Kabupaten dan Kecamatan termasuk penyuluh agama harus selalu memperhatikan dan membina langsung majelis-majelis yang beroperasional di lingkungan masyarakat. Karena aktifitas pengajian dimasyarakat harus ditumbuh kembangkan tampa tebang pilih. "Aktifitas spiritual seperti majelis pengajian harus ditumbuh kembangkan dan dilakukan pembinaan di masyarakat, tidak pilih aliran apapun asal pengajian tersebut masih dalam akidah yang benar," tegasnya. (msd)