Pekanbaru ( Inmas) – Sebagai upaya mencegah paham radikalisme dan terorisme di tengah masyarakat Riau, Forum Komunikasi Pencegahan Terorisme (FKPT) menggelar sosialisasi pencegahan paham ekstrim tersebut sekaligus menandatangani MoU denagn tribun Pekanbaru. Acara yang diselenggarakan Kamis (06/04) di Hotel The Premiere, dihadiri oleh Direktur Deradikalisai BNPT Irfan Idris, sejumlah media massa, Ketua FKPT Nizhamul, ,perwakilan dari tribun Pemimpin Perusahaan Anwar Helmi, serta tak ketinggalan perwakilan dari Kementerian Agama Kasubbag Informasi dan Humas yang diwakili oleh Pranata Humas Muda Kanwil Kemenag Riau H Syarianto Spd I.
Ketua FKPT dalam sambutannya mengungkapkan kegiatan sosialisasi ini dapat memberikan dampak positif kepada industri media massa pers, muali dari pemilik hingga awak redaksi. Hal ini sangat penting guna memberikan pemahaman urgennya peran media massa pers dalam upaya pencegahan terorisme.
Lebih lanjut ia menegaskan output dari kegiatan ini untuk memberikan gambaran secara kongkrit kepada industri media mengenai terorisme di Indonesia. Apakah itu dalam mbentuk ancaman, kerawanan, hingga pertumbuhannya. Ini adalah sebagai bagian dari wujud kewaspadaan kita bersama dalam upaya pencegahan terorisme, tekan Nizhamul.
“FKPT dipandang perlu meningkatkan sinergitas dengan media massa pers dalam upaya pencegahan terorisme. Memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai dampak negatif internet sebagai salah satu sarana penyebarluasan paham tersebut juga tak kalah penting, ucapnya.
“sarana internet tidak hanya berdampak positif, namun memiliki dampak negatif juga. Yang lebih miris sambungnya saat ini sudah makin berkembang media sosial sebagai salah satu produk pengguna internet. Dimana kecendrungan sebagai sarana penyebar kicauan kebencian “hate speech” dan konten informasi palsu (hoax), terangnya lagi.
Ditambahkannya, program yang melibatkan masyarakat dalam pencegahan terorisme melalui sosialisasi ini sebagai stimulus bagi pelaku media massa dalam meningkatkan efektifitasnya sebagai salah satu wadah untuk mencegah terorisme. Yang tak kalah penting, diakhir sambutannya menghimbau agar masyarakat lebih bijaksana dalam menggunakan internet, sehingga mampu menangkal perkembangannya ditengah masyarakat kita.
Hal senada diungkapkan Irfan Idris selaku Direktur Deradikalisme BNPT, peran media sangat penting dalam menagkal radikal dan paham teroris.”Media ini sangat penting keberadaannya, maka harus terus dialkukan kerjasama dengan media dalam setiap informasi yang disebarkan.
Sementara itu Perwakilan Tribun Pemimpin Perusahaan Anwar Helmi yang juga ikut dalam menandatangani MoU mengatakan ucapan terima kasih karena sudah dinobatkan sebagai media yang ikut berpartisipasi dalam upaya pencegahan paham radikal. Kedepan kerjasama dalam menyampaikan pesan kepada masyarakat akan terus diwujudkan, ujarnya. “sebagai media yang menjadi wadah sosialisasi kepada masyarakat Tribun akan membantu semaksimalnya dalam menangkal tindak radikal dinergeri ini.(vera)