Riau (Inmas) - Radikalisme masih menjadi isu penting yang menjadi pekerjaan rumah semua elemen bangsa, tidak hanya pemerintah juga seluruh lapisan masyarakat. Pengaruh paham radikalisme telah menjalar ke berbagai sendi kehidupan masyarakat.
Untuk itu Kanwil Kemenag Riau sebagai lembaga yang memayungi seluruh agama di Indonesia menyelenggarakan Kegiatan Orientasi Deradikalisasi dan Counter Radikalisme sekaligus Rakor KUB se Riau pada Rabu (19/06) di Hotel Angkasa Garden Pekanbaru.
Dalam laporan pembukaan Rakor Drs Anasri Nurdin MPd selaku Kasubbag Hukum dan KUB menuturkan bahwa orientasi deradikalisasi sekaligus rapat koordinasi ini diselenggarakan untuk mendiskusikan dan menyepakati langkah strategis dalam upaya penangkalan paham radikalisme di semua lini yang ada di Riau.
“Rapat koordinasi ini juga akan mendiskusikan agar kebebasan akademik jangan sampai mengancam eksistensi kedaulatan berbangsa dan bernegara,”
Ia mengungkapkan bahwa semua pihak tidak dapat menutup mata terhadap potensi paham radikalisme menyusupi tidak saja ke satu agama namun bisa seluruh agama yang ada.
Ia sepakat dibutuhkan kerja sama berbagai pihak untuk memastikan antisipasi terhadap masyarakat Riau bahwa bebas dari paham radikalisme.
Karena itu, peran kita semua untuk selalu bersinergi soal adanya permasalahan yang harus diselesaikan.
Melalui program desa sadar kerukunan pihaknya mengaku juga akan mendekatkan diri kepada masyarakat. Karena, sungguh penting merawat kerukunan antarumat agar wilayah Riau aman dan kondusif.
Selanjutnya dalam sambutan dan arahannya Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA mengatakan paham paham keagamaan yang cenderung keras yang ada di Indonesia, perlu untuk dicegah dan di deteksi sejak dini.
Ia menilai Forum Kerukunan Umat Beragama diharapkan mampu meminimalisir atau setidaknya tidaknya mengantisipasi radikalisasi di negara kita bisa dicegah dan tidak meluas ditengah masyarakat.
Selain itu Mahyudin menegaskan moderasi beragama yang dicanangkan Menag RI merupakan suatu upaya yang kita lakukan untuk memahami Islam secara benar. (vera/faj)