Siak (Inmas) - Ujian munaqosah tahfizh juz 30 angkatan ke IV MI As Sidiqiyah Siak kembali berlanjut. Dilansir dari laman miassiddiqiyahsiak.blogspot.com, Gelombang ke III dan IV terlaksana dengan kelulusan 100 persen selama dua hari ini. Tangis penuh haru menghiasi pengumuman hasil ujian. Jumat dan Sabtu. (14 & 15/02/2020). Sudah 32 peserta lulus sampai hari ini, siap untuk diwisuda pada bulan april mendatang.
Ujian munaqosah gelombang ke III pada hari jumat, (14/02/2020) diikuti 8 peserta, atas nama ananda : 1) Juwita Ziezy Aurellia, 2) Azzahra Dinna Hasya, 3) Febri Ilham Maulana, 4) Chinta Putri Amilia, 5) Syifana Ananda Putri, 6) Adinda Latifatul Mubharokah Putri Hasari, 7) Zahra Aulia Hermansyah, dan 8) Hakem Noegraha. Tim penguji : Ust. Idris, S.Pd.I (Ketua), Ustzh. Nasuhah, S.Pd.I (Penguji 1), dan Ust. Sobichin, S.Pd.I (Penguji 2). Penilaian dari kedua penguji, semua peserta dinyatakan lulus melalui surat keputusan yang dibacakan panitia.
Adapun gelombang ke IV pada hari ini, (15/02/2020) diikuti oleh 9 peserta, atas nama ananda : 1) Adinda Safira, 2) Safly Agil, 3) Raffi Chandra, 4) Dzul Bahraini Sani, 5) Rifka Haliza, 6) Ayuri Rahma Riyadi, 7) Dwi Roza Ramadhani, 8) Fauziah Maulidina, dan 9) Nayyara Qabila Nandhra Putri. Berdasarkan rekap nilai 2 penguji menyatakan bahwa seluruh peserta dinyatakan lulus. Tim penguji : Ust. Idris, S.Pd.I (Ketua), Ust. Maswan, S.Pd.I (Penguji 1), dan Ust. Ridwan Hadi Wijaya, S.Pd.I (Penguji 2).
Ketua penguji, Ust. Idris, S.Pd.I selaku Kepala MI As Sidiqiyah memberikan motivasi, bahwa hafalan ananda hari ini harus dijaga, dan ditambah sebagai kado terindah untuk kedua orang tua ananda di akhirat kelak. "Selaku pimpinan madrasah, kami ucapkan selamat dan tahniah kepada seluruh ananda gelombang ke III dan IV yang telah dinyatakan lulus oleh tim penguji." ucap beliau.
"Ucapan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada bapak ibu orang tua murid yang telah membersamai anandanya, mendengarkan dan menyaksikan langsung ujian munaqosah tahfiz juz 30 ini, dari pagi sampai selesai. Semoga dicatat oleh Allah SWT sebagai amal ibadah bagi kita semua. Aamin." lanjut beliau.
Di sela-sela pengumuman hasil ujian munaqosah tahfizh juz 30 ini, tetesan air mata bahagia, tangis penuh haru menghiasi cerita setiap sore jumat dan sabtu di MI As Sidiqiyah Siak. Pelukan hangat sang bunda mampu menyelesaikan kegalauan dan kekhawatiran yang menghantui. Usapan hangat sang ayah di kepala setiap ananda menunjukkan betapa ayah dan bunda bangga terhadap anaknya. Semoga selalu istiqomah hidup, dan bergaul bersama al Qur'an. "Ayah dan bunda, aku ingin jadi hafizh Qur'an." jerit hati ini. (Hd/Ridwan)