Mandau (Kemenag) – Dalam upaya memperkuat ketahanan keluarga dan menanamkan nilai-nilai keharmonisan rumah tangga, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandau melalui Penyuluh Agama Islam Zulafriandi melaksanakan kegiatan sosialisasi “Tepuk Sakinah” pada acara POKJA 1 PKK se-Kecamatan Mandau dengan tema “Lima Pilar Keluarga Sakinah”, Senin (27/10/2025), bertempat di Kelurahan Air Jamban.
Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 50 orang anggota PKK dari berbagai kelurahan dan desa di Kecamatan Mandau. Suasana tampak semarak dan penuh semangat ketika Zulafriandi memandu peserta dalam menyanyikan dan mempraktikkan Tepuk Sakinah—sebuah metode edukatif yang dikembangkan oleh Kementerian Agama untuk menanamkan nilai-nilai keluarga sakinah secara kreatif, komunikatif, dan menyenangkan.
Dalam penyampaiannya, Zulafriandi menjelaskan bahwa Tepuk Sakinah bukan sekadar gerakan dan lagu, tetapi sarana untuk mengingatkan kembali pentingnya membangun rumah tangga berdasarkan lima pilar keluarga sakinah, yaitu ketaatan beragama, keharmonisan rumah tangga, tanggung jawab ekonomi, pendidikan anak, dan peran sosial di masyarakat.
“Keluarga adalah madrasah pertama bagi anak-anak. Jika ibu dan ayah bisa menanamkan nilai-nilai agama, kasih sayang, serta tanggung jawab sejak dini, maka insyaallah keluarga tersebut akan menjadi keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah,” ujar Zulafriandi di hadapan peserta.
Ia juga menekankan bahwa gerakan Tepuk Sakinah merupakan salah satu inovasi dakwah yang bertujuan agar nilai-nilai keluarga sakinah bisa tersampaikan dengan cara yang lebih menarik dan mudah diterima oleh semua kalangan, termasuk para ibu rumah tangga yang menjadi motor penggerak kesejahteraan keluarga.
Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi kegiatan. Mereka tidak hanya belajar teori tentang lima pilar keluarga sakinah, tetapi juga berpartisipasi aktif dalam praktik Tepuk Sakinah yang disertai yel-yel semangat membangun keluarga bahagia.
Ketua POKJA 1 PKK Kecamatan Mandau menyampaikan apresiasi kepada KUA Mandau atas kontribusinya dalam memberikan pembinaan dan pencerahan bagi ibu-ibu PKK. Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini, di mana banyak keluarga memerlukan penguatan nilai-nilai spiritual dan komunikasi yang sehat dalam rumah tangga.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut, karena memberikan wawasan dan semangat baru bagi para ibu untuk menjadi teladan dalam keluarga dan lingkungan sekitar,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya sosialisasi Tepuk Sakinah ini, diharapkan para anggota PKK dapat menjadi agen perubahan dan duta keluarga sakinah di wilayahnya masing-masing, serta mampu menularkan semangat membangun keluarga harmonis, sejahtera, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
KUA Kecamatan Mandau terus berkomitmen untuk memperkuat program Bimbingan Keluarga Sakinah melalui pendekatan yang edukatif dan kreatif, sehingga pesan dakwah dapat diterima dengan gembira dan membekas di hati masyarakat.