Kuansing (Kemenag) —Dalam acara pembinaan mental Pegawai Kantor Kemenag Kuansing dan KUA Kuantan Tengah yang bertempat di Mushalla Al -Ikhlas Kemenag Kuansing. Jabrius Jas laksanakan tugasnya sebagai pentausyiah.
Dalam upaya menumbuhkan kesadaran pentingnya disiplin waktu di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), Jabrius Jas menyampaikan tausyiah bertajuk Manajemen Waktu dalam Perspektif Islam.
Kegiatan ini berlangsung dengan penuh hikmah dan mendapat antusias tinggi dari para ASN yang hadir. Terutama kepala Kakankemenag H. Suhelmon.
Hadir juga para kasi di jajaran Kemenag Kuansing, Kasi Haji dan Umrah, H. Armadis, Kasi Penyelenggara Zawa H. Supriadi, Kasi Bimas H. Bahrul Aswandi, Kasi Pakis H.Burdianto, Kepala KUA Kuantan Tengah H. Jefri Eriadi, Pegawai Kantir Kemenag dan KUA Kuantan Tengah. Termasuk penghulu dan penyuluh agama Islam Kec. Kuantan Tengah. Kamis 16 Oktober 2025.
Dalam tausyiahnya, Jabrius Jas menekankan bahwa waktu merupakan amanah yang sangat berharga dan harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. “Islam mengajarkan kita untuk menghargai waktu. Allah bersumpah dengan waktu dalam Al-Qur’an, menandakan betapa pentingnya kita mengatur dan memanfaatkannya untuk kebaikan,” ujarnya.
Ia juga mengajak para ASN untuk menjadikan disiplin waktu sebagai bagian dari ibadah dan tanggung jawab moral dalam melaksanakan tugas. “ASN yang mampu menghargai waktu berarti telah menanamkan nilai profesionalisme dan etos kerja Islami,” tambahnya.
Lebih lanjut, Jabrius mencontohkan bahwa Rasulullah SAW adalah teladan terbaik dalam mengatur waktu antara ibadah, pekerjaan, dan urusan sosial. “Setiap detik yang digunakan dengan niat baik akan bernilai pahala. Karena itu, jangan sia-siakan waktu dengan hal yang tidak bermanfaat,” tutur Jabrius Jas menutup tausyiahnya.
Setelah tausyiah dilanjutkan dengan pembinaan oleh Kakankemenag Kab.. Kuansing, H. Suhelmon menyampaikan : "setiap ASN terutama kita di Kementerian Agama, harus memperhatikan dua macam yaitu proporsional dan profesional perlu kita jaga sepanjang kita bekerja sebagai ASN. Karena selama kita menjadi ASN, pekerjaan kita itu itu aja. Tidak ada berubah. Kecuali kalau pindah tugas atau pensiun.itu lain hal".
Untuk itu selama 7 jam setengah di Kantor H. Suhelmon berpesan, manfaat waktu dengan sebaik-baiknya, agar kita beruntung dalam hidup ini, dan tidak menyesal di kemudian hari.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para ASN semakin termotivasi untuk menanamkan disiplin waktu, bekerja dengan lebih efektif, serta menumbuhkan semangat pengabdian yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Dan proporsional dan profesional semakin kuat dan berurat berakar dalam diri kita masing-masing. Tutup Suhelmon. (Pri)