Kampar ( Kemenag )---Semangat cinta lingkungan dan nilai keislaman berpadu indah di arena Kemah Ekoteologi Madrasah Kabupaten Kampar Tahun 2025 yang digelar di MAN 2 Kampar, Jumat (7/11/2025).
Dalam suasana yang penuh keakraban dan semangat kebersamaan, Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, D.Sos., MT, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, yang diwakili kepala Bidang pendidikan madrasah Dr. Jisman M.Pd, dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar H Fuadi Ahmad SH MAB bersama-sama melakukan penanaman pohon sebagai simbol kepedulian terhadap alam dan wujud nyata dari tema kegiatan “Menanam Iman, Merawat Alam, Menyatu Dalam Keberkahan.”
Dalam sambutannya, Bupati Kampar menyampaikan bahwa menanam pohon bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk ibadah yang mendatangkan keberkahan.
“Menanam satu pohon sama dengan menanam harapan. Setiap daun yang tumbuh dan setiap oksigen yang dihasilkan adalah pahala yang terus mengalir. Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai ladang amal dan warisan bagi anak cucu kita,” ujar Bupati penuh makna.
Penanaman pohon tersebut menandai dimulainya rangkaian kegiatan kemah yang diikuti oleh 800 peserta didik madrasah dari tingkat MI, MTs, dan MA se-Kabupaten Kampar. Ratusan bibit pohon ditanam di sekitar lokasi kemah dan lingkungan madrasah sebagai bagian dari gerakan Madrasah Hijau.
Kegiatan penanaman pohon juga dihadiri oleh Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Drs. Jisman, M.Pd., yang mewakili Kepala Kanwil Kemenag Riau.
Dalam arahannya, beliau menegaskan pentingnya integrasi antara ilmu pengetahuan dan nilai spiritual dalam menjaga lingkungan.
“Gerakan ini merupakan implementasi nyata dari ekoteologi Islam. Menjaga bumi bukan hanya tanggung jawab sosial, tetapi juga bagian dari pengamalan iman. Madrasah harus menjadi teladan dalam pengelolaan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kampar, H. Fuadi Ahmad, mengapresiasi semangat seluruh peserta dan guru pembimbing yang aktif berpartisipasi dalam kegiatan ini.
“Gerakan menanam pohon ini mencerminkan tekad kita menjadikan madrasah sebagai pusat pendidikan yang tidak hanya berorientasi akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai ekologis dan spiritual,” ungkapnya
Kegiatan penanaman pohon ini menjadi bagian dari semangat Kemah Ekoteologi Madrasah 2025 untuk mengintegrasikan pendidikan lingkungan dengan nilai-nilai keislaman.
Dari tanah Kampar yang subur, gerakan ini menumbuhkan harapan baru lahirnya generasi madrasah yang beriman kuat, berakhlak mulia, dan peduli terhadap bumi.
“Tanam pohon, tanam iman. Karena menjaga alam berarti menjaga keberkahan hidup,” tutur H. Fuadi Ahmad menutup kegiatan dengan pesan inspiratif.
Penulis humas Kemenag Kampar
Editor: Fatmi