0 menit baca 0 %

Tak Seberat SKD, Begini Gambaran Test SKB CPNS 2018

Ringkasan: Riau (Inmas) Kementerian Agama telah mengumumkan hasil Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) pelamar CPNS 2018 Kemenag Riau beberapa waktu yang lalu. Saat ini, Selasa (18/12) peserta CPNS Di lingkungan Kemenag Riau tengah melalui tahapan SKB berupa Test wawancara dan praktek kerja dihadapan tim penguji.Pela...

Riau (Inmas) – Kementerian Agama telah mengumumkan hasil Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) pelamar CPNS 2018 Kemenag Riau beberapa waktu yang lalu. Saat ini, Selasa (18/12) peserta CPNS Di lingkungan Kemenag Riau tengah melalui tahapan SKB berupa Test wawancara dan praktek kerja dihadapan tim penguji.

Pelaksanaan praktek kerja dan wawancara dibantu oleh aplikasi khusus yang akan mempermudah penguji menjalankan tugasnya. Menurut Kamarudin pertanyaan yang sudah disiapkan berdasarkan kisi kisi yang sudah diberikan oleh unit kerja pembina. “ Jadi soal ujian praktek dan wawancara menggunakan standart yang sama di setiap daerah”, ungkap Sekertaris Panlak CPNS 2018 ini. Kamarudin menegaskan wawancara dan praktek kerja yang akan berlangsung selama dua hari  hingga besok ini sudah cukup transparan. "Begitu peserta selesai diwawancara, penguji langsung mentransfer jawaban ke aplikasi, dan langsung terintegrasi ke pusat", tambahnya.

Dalam test SKB  ada juga peserta yang dianggap gagal, misalnya terindikasi memiliki paham radikal dan menentang (anti) Pancasila dan NKRI sebutnya. Kesepakatan terkait persyaratan ini merupakan hasil dari rapat bersama Tim Panlak CPNS Kemenag tentang Teknis Sosialisasi Aplikasi SKB wawancara dan Praktek Kerja, dengan Rektor dan dosen yang diamanahkan menjadi tim penguji UIN Suska Riau pada Senin (17/12) petang. 

Berbeda dengan SKD, pada tahapan SKB peserta tidak perlu pusing memikirkan nilai passing grade. Pada tahapan ini peserta yang memiliki keahlian pada bidangnya akan mendapat penilaian sendiri dari tim penguji. Menariknya pada SKB peserta tak hanya dituntut memiliki wawasan kebangsaaan tapi juga memahami bidang formasi yang dipilih, bahkan tak tanggung tanggung peserta juga diminta untuk melakukan praktek sholat dua raka'at, membaca Alquran, hingga menuliskan ayat di hadapan tim penguji.

Pelaksanaan SKB ini mendapatkan pengawasan dari Tim Inspektoral Jenderal Kemenag RI dan dipantau juga oleh perwakilan dari Biro Kepegawaian Sekjen Kemenag RI.(Vera/Adi)