0 menit baca 0 %

Tak Sadarkan Diri, Supangat di Rawat di Ruang ICU King Faisal Hospital Arab Saudi

Ringkasan: Makkah (Inmas)- Karena masalah pernafasan, Supangat Hasan Rifai bin Hasan Rifai (77th) jamaah Kloter 2 Embarkasi Batam (BTH) asal Pekanbaru jalan Thamrin Sukamaju Sail, sejak 10 Agustus 2017 hingga hari ini dirawat diruang ICU King Faisal Hospital Arab Saudi.Saat dikonfirmasi Ketua Kloter 2 BTH, Suh...

Makkah (Inmas)- Karena masalah pernafasan, Supangat Hasan Rifai bin Hasan Rifai (77th) jamaah Kloter 2 Embarkasi Batam (BTH) asal Pekanbaru jalan Thamrin Sukamaju Sail, sejak 10 Agustus 2017 hingga hari ini dirawat diruang ICU King Faisal Hospital Arab Saudi.

Saat dikonfirmasi Ketua Kloter 2 BTH, Suhardi, Ahad (20/8/2017) via seluer mengatakan, berdasarkan kondisi terakhir Supangat dari kunjungannya dan berdasarkan laporan dokter yang merawat kemamrin, Supangat masih belum sadarkan diri, namun menurut dokter Amjad perkembangannya semakin membaik.

"Berdasarkan laporan tim kesehatan kloter di Madinah, awalnya pak Supangat mengalami dehidrasi dan kelelahan, yang pada akhirnya menyebabkan pernapasannya terganggu, sehingga harus dirawat di RS King Faisal hingga hari ini," jelasnya.

Sementqr untuk kondisi kesehatan JCH Kloter 2 BTH secara umum sehat. Kendati setiap hari intensitas jamaah yang memeriksakan diri ke tim kesehatan kloter meningkat dengan indikasi flu, demam dan batuk. Ketua kloter bersama pembimbing ibadah dan kesehatan slalu menghimbau agar jamaah menjaga kesehatan.

"Kemarin yang sempat dirawat di KKHI ada 2 orang, alhamdulillah satu orang sudah kembali dan satu masih di rawat KKHI atas nama yuswirman, indikasi penyakit jantung tapi kondisinya sudah membaik cuman belum belum diperbolehkan kembali ke pemondokan," ungkapnya.

Jelang puncak haji, Suhardi mengatakan, pihaknya dan semua tim petugas yang ada di kloter 2 terus melakukan pemantauan kepada jamaah, dan selalu mengingatkan jamaah untuk menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas ibadah sunah di luar. "Semoga semua jemaah bisa melaksanakan wukuf di Arafah. Terkait dengan jemaah yg sakit kita terus berkoordinasi dengan pihak sektor dan juga pembimbing ibadah terkait  ibadah jamaah yang bersangkutan," ungkapnya. (mus/nik)