Tahun 2010 Tempat Manasik Haji Harus Standar
Ringkasan:
Pekanbaru, 05/01 (Humas) Melihat dari permasalahan perjalanan ibadah haji pada tahun ini 2009M/1430H terdapat beberapa factor yang perlu dibenahi agar musim haji berikutnya perjalanan ibadah haji dapat berjalan lebih baik. Salah satu factor yang dimaskud adalah tempat peragaan manasik haji dan instr...
Pekanbaru, 05/01 (Humas) Melihat dari permasalahan perjalanan ibadah haji pada tahun ini 2009M/1430H terdapat beberapa factor yang perlu dibenahi agar musim haji berikutnya perjalanan ibadah haji dapat berjalan lebih baik. Salah satu factor yang dimaskud adalah tempat peragaan manasik haji dan instruktur manasik haji, hal ini disampaikan Kakanwil Dep. Agama Provinsi Riau Drs. H. Asyari Nur saat pembukaan rapat evaluasi haji 2009.
Lebih lanjut Kakanwil mengatakan tempat peragaan manasik haji merupakan hal yang sangat penting terhadap jamaah calaon haji, sebab kendala jamaah haji ditanah suci disebabkan tidak sesuainya saat manasik haji dengan realita yang ada saat ditanah suci. Oleh sebab itu tahun 2010 ini Bidang Haji akan melaksanakan kegiatan tentang manasik haji khususnya kepada Para Kua tentang kondisi tempat manasik haji yang ada didaerahnya.
Dengan adanya pelatihan manasik khususnya tentang kondisi tempat manasik haji dan para instruktur ini maka para kepala Kua selain dapat memahami ilmu manasik haji para KUA juga dapat memberikan penilaian apakah tempat manasik haji yang digelar selama ini sudah standar atau belum, jika belum hendaknya para Kua memilih lokasi yang lain, sebab selain dipandu petugas saat ditanah suci, jamaah haji juga akan melaksanakan aktivitas yang diterimanya saat manasik haji.
Selain itu Kakanwil juga mengatakan bahwa saat manasik haji hendaknya para kepala Kua menyampaikan kondisi atau keadaaan yang sesungguhnya ditanah suci, sehingga dengan permasalahan yang akan timbul saat jamaah berada dtianah suci, jamaah haji tidak terkejut lagi. Oleh karena itu Kakanwil berharap tahun ini seluruh petugas manasik haji khususnya kepala Kua agar dapat memilih tempat manasik haji yang standard artinya seluruh kebutuhan peragaan manasik tersedia, selain itu dalam menyampaikan materi manasik haji hendaknya petugas juga menyampaikan kondisi ditanah suci khususnya tentang pemondokan dan transportasi.
Sementara itu Drs. H. A. Jalaluddin Kepala Bidang Penyelenggara Haji Kanwil Dep. Agama Provinsi Riau mengatakan untuk para instruktur manasik haji yang akan mengajarkan ilmu manasik haji tahun 2010 harus memiliki sertifikat tentang kelimuan manasik haji dan memahami kebijakan pemerintah tentang perhajian, hal ini agar para instruktur haji memiliki persepsi yang sama dengan pemerintah, selain itu bagi KBIH atau Kelompok Bimbingan Manasik Haji akan mengajarkan ilmu manasik juga akan diperiksa kelengkapan adminstrasinya apakah sudah mendapat izin dan bersertifikat, sementara bagi KBIH yang belum terdaftar hendakya mendaftar terlebih dahulu sehingga izin opersionalnya dikeluarkan. (nik)