0 menit baca 0 %

Tahfiz Al Quran Ke-2 Ponpes Darunnajah Dihadiri Bupati Bengkalis

Ringkasan: Bengkalis (Inmas) Wisuda tahfiz al Quran Ke-2 yang ditaja oleh Pondok Pesantren Darunnajah di bawah naungan Yayasan Al-Ma un Duri ini dihadiri Bupati Bengkalis Amril Mukminin, pada Sabtu (13/04/2019) bertemat di Komplek Ponpes Darunnajah jalan Pipa Air Bersih Desa Balai Makam Kecamatan Bathin Solapa...

Bengkalis (Inmas) –Wisuda tahfiz al Quran Ke-2 yang ditaja oleh Pondok Pesantren Darunnajah di bawah naungan Yayasan Al-Ma’un Duri ini dihadiri Bupati Bengkalis Amril Mukminin, pada Sabtu (13/04/2019) bertemat di Komplek Ponpes Darunnajah jalan Pipa Air Bersih Desa Balai Makam Kecamatan Bathin Solapan Bengkalis.

 

Dalam sambutannya Bupati Bengkalis menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada santri ponpes Darunnajah yang diwisuda dan kepada para guru pembimbing yang konsisten, ikhlas dan istiqomah tanpa kenal lelah, rela mengorbankan waktu, tenaga dan fikiran demi tujuan mulia untuk mewujudkan gerakan generasi qur’ani, penghafal al Qur’an di Negeri Junjungan Kabupaten Bengkalis.

 

Selanjutnya Bupati Bengkalis menghimbau kepada orang tua supaya menghantarkan anak-anak mereka belajar ke pondok tahfiz al Quran yang salah satunya Ponpes Darunnajah yang berada di Kecamatan Bathin Solapan. Hal ini sebagai salah satu upaya untuk membentengi anak-anak kita terseret dan terjerumus ke dalam lembah gelap pengaruh negatif dari globalisasi, diantaranya narkoba, minuman keras, pergaulan bebas bahkan prilaku penyimpangan LGBT.

 

“Para generasi muda penerus perjuangan bangsa, menjadi penghafal al Quran merupakan upaya untuk memberi bekal kepada anak-anak kita sebagai generasi qur’ani, sehingga dapat mengalihkan mereka dari banyak bermain facebook, game on line, whats app, twitter dan media sosial lainnya, mengingat begitu dahsyat pengaruh teknologi dan arus informasi media sosial saat ini” ungkap Amril Mukminin

 

Di akhir sambutannya, Bupati Bengkalis juga berharap kepada pimpinan Ponpes Darunnajah untuk berkoordinasi dengan lembaga dan stakeholder terkali, khususnya Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Bengkalis.

 

“Kami yakin dan percaya, para santri yang diwisuda ini merupakan aset bagi daerah, terutama untuk keikutsertaan dalam perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), mulai di tingkat desa, tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi hingga tingkat nasional. Tentu hal ini menjadi sebuah kebaggaan tersendiri bagi kita, jika utusan dalam perhelatan MTQ tersebut adalah dari Ponpes Darunnajah di bawah naungan Yayasan Al Ma’un Kecamatan Bathin Solapan” tutup Amril Mukminin. (tfk/rls-hms)