0 menit baca 0 %

Tabligh Akbar SERUMPUN Indonesia – Malaysia Hadirkan Mufti Perlis dan Ulama Besar Riau

Ringkasan: Riau (Inmas) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Dr. H. Mahyudin dan Kasubbag Inmas Drs. H. Eka Purba  menghadiri Tabligh Akbar SERUMPUN Indonesia Malaysia yang dilaksanakan di Mesjid Raya An Nur pada Senin (11/11/19). Turut hadir pada kesempatan tersebut Gubernur Riau yang diwaki...

Riau (Inmas) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Dr. H. Mahyudin dan Kasubbag Inmas Drs. H. Eka Purba  menghadiri Tabligh Akbar SERUMPUN Indonesia – Malaysia yang dilaksanakan di Mesjid Raya An Nur pada Senin (11/11/19). Turut hadir pada kesempatan tersebut Gubernur Riau yang diwakili oleh Pj. Sekda Prov. Riau H. Ahmad Syah Harrofie dan Forkopinda Riau.

Tabligh Akbar ini menghadirkan penceramah dari kedua Negara yang mengambil tema 'Berinteraksi dengan As Sunnah di Era Melenial' yang diisi oleh Prof. Dr. Dato' Mohd. Asri Zainul Abidin (Mufti Perlis Malaysia) dan Dr. Mawardi M. Saleh, MA (Ulama Riau).  Dr. Saidul Amin, MA (Ulama Riau) sebagai moderator.

Prof. Dr. Dato' Mohd. Asri Zainul Abidin dalam salah satu ceramah agama yang disampaikannyanya, dalam memahami dan memaknai As Sunnah tidak bisa dilakukan dalam satu aspek saja, tapi tergantung kondisi, era dan lain sebagainya. 

Begitu juga antara satu manusia dengan manusia lain tidak sama wataknya.  Makanya Nabi Muhammad diutus untuk menyatukan atau menyempurnakan hal demikian atau akhlak manusia.

Sementara itu Dr. Mawardi M. Saleh, MA dalam salah satu ceramahnya menyampaikan, bagaimana kita menempatkan As Sunnah itu lebih luas.  "Setiap orang itu ada kondisinya, jadi perhatikan kondisinya.  Itulah yang diperhatikan oleh nabi," sebutnya sembari mengatakan juga harus bisa memaknai hadis dengan kondisi.

Diakhir kegiatan Tabligh Akbar dilanjukan dengan sesi tanya jawab antar jamaah dengan penceramah.  Sekaligus pemberian buku oleh Prof. Dr. Dato' Mohd. Asri Zainul Abidin bagi yang bertanya. (ekap/ana)