0 menit baca 0 %

Syarifuddin :’ Hindari Penyakit Hati ”

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas), Hari ini, bertempat di masjid Ikhlas Beramal Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, dilaksanakan kultum zuhur yang disampaikan oleh Ustadz Syarifuddin Siregar, dengan tema Penyakit hati. Selasa (28/05/2019)Mengawali tausiahnya ustadz Sarifuddin bercerita, Berangkat dari sebuah k...


Pekanbaru (Inmas), Hari ini, bertempat di masjid Ikhlas Beramal Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, dilaksanakan kultum zuhur yang disampaikan oleh Ustadz Syarifuddin Siregar, dengan tema Penyakit hati. Selasa (28/05/2019)

Mengawali tausiahnya ustadz Sarifuddin bercerita, Berangkat dari sebuah kisah murid-murid imam AL-Ghazali, Pengarang Kitab Ihya Ulumuddin, yang bertanya wahai Shekh setiap kali kami berzikir, shalat tahajjud, mengikuti pengajian, taklim, shalat duha, (merasa ibadahnya cukup banyak), tetapi kami terkadang masih sering marah kepada anak, isteri ketika dirumah, ketika dipasar sering juga mengicuh pembeli dengan mengatakan barangnya bagus agar di beli. Kira-kira gerangan apa yang salah dari kami ? Tanya muridnya.

Sekh menjawab coba kamu bayangkan, bagaimana pendapatmu jika ada orang yang mengusir anjing, di lempar, diusirnya sehingga anjing itu pergi. Tetapi dia berjalan dengan  memegang sepotong tulang, makanan kesukaan anjing tersebut. Tentulah anjing itu akan mendekat. Ujar muridnya.

Maka demikian juga dengan orang yang rajin berzikir, taklim, bersedekah, tatapi masih menyimpan penyakit hati dalam dirinya, tentu syetan akan mendekati dan datang kepadanya bahkan menjadi temannya. Penyakit-penyakit itu ialahj kesombongan, iri hati, dengki syirik, bersikap kasar, merasa shalah, mempitnah, marah dan berbagai penyakit hati lainya.maka selama penyakit-penyakit hati itu masih menghinggapi seorang hamba maka selama itu pula syetan terlaknat akan selalu datang mengharapkan diri menjadi sahabat karibnya. Setelah itu barulah anak muridnya sadar. Ungkap ustadz. (Idris).