0 menit baca 0 %

Syaikh dari Jeddah Silaturrahmi dengan Pimpes se-Riau

Ringkasan: Syaikh Jeddah Silaturrahmi dengan Pimpes se-RiauRiau (Inmas) - Rombongan Syaikh dari Jeddah, salah satunya bernama Syaikh Muhammed Ahmed Dayooh melanjutkan kunjungan dan gelar silaturrahmi dengan 50 pimpes yang ada di Riau pada Sabtu (11/11) malam di Aula besar Kanwil Kemenag Riau.

Syaikh Jeddah Silaturrahmi dengan Pimpes se-Riau

Riau (Inmas) - Rombongan Syaikh dari Jeddah, salah satunya bernama Syaikh Muhammed Ahmed Dayooh melanjutkan kunjungan dan gelar silaturrahmi dengan 50 pimpes yang ada di Riau pada Sabtu (11/11) malam di Aula besar Kanwil Kemenag Riau. Di tempat tersebut Syaikh Ahmed melakukan silaturrahmi dan dialog keislaman dengan sejumlah pejabat, pengurus FKPP Riau. Ia mengungkapkan rasa bahagia atas sambutan hangat dari Forum Pondok Pesantren Provinsi Riau dan sejumlah pondok pesantren selama berada di Riau.Wa bil khusus atas jamuan dan kegiatan silaturrahmi ini, jelasnya.

Ia mengatakan kegiatan yang difasilitasi WAMI ini  memiliki beberapa program rutin dan kegiatan yang bersifat musiman seperti mengkoordinir hewan korban dan memberikan kepada kaum muslimin yang berhak menerima, memberikan ta'jil (bukaan) untuk orang orang yang berpuasa. Selain itu WAMI juga memiliki kegiatan rutin secara berkala seperti kegiatan pelatihan dalam berbagai macam ilmu ataupun lainnya, kegiatan sosial seperti membangun masjid, menggali sumur yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, bahkan juga memberikan bantuan berupa tim medis untuk bisa dinikmati masyarakat secara gratis secara berkesinambungan.

Menanggapi hal itu Kakanwil mengaku sangat berterimakasih kepada FKPP Riau yang bisa menghadirkan 50 pimpinan pondok pesantren se-Riau dalam acara yang bertajuk Silaturrahmi tersebut. Hal ini perlu dilaksanakan karena bisa sebagai wadah take n give saling bertukar fikiran satu sama lainnya.

Ia berharap silaturrahim ini bisa bermanfaat dan dapat dilakukan secara berkala oleh pondok pesantren se-Riau yang berjumlah berkisar 200 lebih ini. "Minimal bisa bertemu sekali dalam  dua bulan. Menurutnya hal itu penting, dimana saling bertukar informasi antara pondok pesantren yang ada di Riau. Guna pengembangan dan pemberdayaan pondok pesantren kedepan.

Tak lupa, calon doktor ini berpesan kepada generasi muda terutama kepada para santri, termasuk guru ustadz/ustadzah agar dapat membimbing anak didik secara optimal, dan sepenuh hati, sehingga anak santri tidak mudah terpengaruh pada hal hal menyimpang yang tidak kita inginkan. "Bagaimanapun satu hal yang patut diingat adalah sejarah mencatat Negeri ini merdeka tidak lepas dari sumbangsih dan perjuangn para santri terdahulu", jelasnya kembali mengingatkan.

"Semoga para santri kita hari ini mampu membuktikan kepada dunia, bahwa santri bisa mengisi kemerdekaan dengan prestasi dan karya untuk negeri", harap pejabat murah senyum ini

Pada kesempatan yang sama, Pimpinan pondok pesantren Khairul Ummah Muhammad Mursid. Ia mengatakan  sangat bersyukur dengan kegiatan yang ditaja oleh FKPP Riau khususnya acara silaturrahmi ini. Ia menilai kegiatan sebagai sarana tranformasi ilmu dan berbagai program yang bermanfaat untuk anak didik kedepan.

Tentunya Ilmu disini ilmu yang bisa diandalkan untuk perkembangan keilmuan para santri, sehingga santri bisa bersaing dengan sekolah dan lembaga pendidikan lainnya. Tidak  seperti yang selama ini selalu termaginalkan oleh anggapan bahwa santri tertinggal dari kemajuan zaman. "Apalagi saat ini pesantren yang kita bina sudah semakin banyak peminatnya, sudah mencapai sekitar 1200 santri yang ada di PP Khairul Ummah, bahkan saat ini kami tengah mempersiapkan untuk membangun PP Kahirul Ummah 2 di Pekanbaru", terangnya. 

Sementara itu, Ustadz Hanif pimpes Alkaustar Pekanbaru mengaku sangat bersyukur dengan adanya silaturrahmi dan dialog antara pimpes se-Riau. "Menariknya, hari ini adalah perkumpulan yang terbanyak dari yang pernah ada sebelumnya", ucapnya. Silaturrahmi para pimpes termasuk WAMI ini bisa mengevaluasi kembali segala bentuk program pondok baik itu dalam pendidikan manajemen, pemberdayaan ekonomi maupun kegiatan lainnya."Kunjungan silaturrahim dari beberapa Syaikh dari Jeddah yang difasilitasi oleh WAMI  ini semoga dapat menularkan ilmunya kepada santri dan para ustadz/ustadzah di Riau.

Ia mengatakan silaturrahmi ini adalah bagian dari kegiatan kunjungan di beberapa tempat untuk pembangunan Masjid di Rimbo Panjang, kemudian PP Alkaustar untuk dua asrama  dan pesantren Khairul Ummah 2 yang akan di didirikan di Pekanbaru tepatnya di BPG dalam waktu dekat ini, terangnya menutup bincang.

Turut hadir pada sacara silaturrahmi tersebut Kasi Pondok Pesantren Dr HM Fakhri, Kasubbag Informasi dan Humas Dedi Sahrul SKom MSi, dan sejumlah guru pondok se-Riau.(vera/eka/faj)