Pelalawan (Kemenag) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan, Drs. H. Syafwan, secara resmi membuka kegiatan Pentas Seni (Pensi) MTsN 1 Pelalawan Kamis (11/12/2025). Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut berlangsung meriah di lapangan MTsN 1 Pelalawan dengan melibatkan seluruh perwakilan kelas, yang berjumlah kurang lebih sekitar 21 kelas.
Pentas seni tahun ini mengusung tema “Eksplorasi Diri dengan Bakat Seni, Wujudkan Potensi dan Raih Prestasi.” Tema tersebut menjadi dorongan bagi para peserta didik untuk lebih percaya diri dalam mengembangkan bakat serta menampilkan kreativitas terbaik mereka.
Beragam penampilan seni disuguhkan oleh para siswa, mulai dari tarian daerah, karate, musikalisasi puisi, tilawah, perkusi, hingga berbagai pertunjukan lain yang menunjukkan kemampuan dan keberanian peserta didik dalam berekspresi. Antusiasme peserta dan penonton membuat suasana kegiatan semakin semarak dan penuh energi positif.
Pada kesempatan tersebut, Kepala MTsN 1 Pelalawan, Bakri, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Kakan Kemenag Pelalawan serta dukungan penuh yang selama ini diberikan terhadap berbagai program madrasah. Ia juga memberikan penghargaan khusus kepada panitia, terutama ketua panitia, Nengsih Rohana, yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan Pensi hingga dapat terselenggara dengan baik.
Kakan Kemenag Pelalawan, Syafwan, dalam sambutannya memberikan apresiasi penuh kepada MTsN 1 Pelalawan atas inisiatif menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat hiburan, tetapi juga edukatif. Menurutnya, pembinaan karakter dan pengembangan potensi siswa harus dilakukan melalui berbagai pendekatan, termasuk melalui seni.
“Pelajaran itu tidak hanya dilihat dari aspek akademik, tetapi juga dari kegiatan nonakademik seperti pentas seni. Seni itu indah, seni itu mewarnai hidup kita. Kegiatan seperti ini memberikan nilai tambah bagi peserta didik untuk tumbuh percaya diri, kreatif, dan berprestasi,” tutur Syafwan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti komitmen madrasah dalam menghadirkan proses pendidikan yang sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Agama, yaitu pendidikan yang tidak hanya menekankan kecerdasan akademik, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan diri, kedisiplinan, serta nilai-nilai positif melalui kegiatan seni dan pengembangan diri.(dbs)