0 menit baca 0 %

Susun Renstra Ditjen Pendis 2020- 2024, Tim TASS Survey 4 Madrasah di Riau

Ringkasan: Riau (Inmas)- Dalam rangka menyusun Rencana Strategis (Renstra) Ditjen Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag 2020- 2024, Tim TASS Kemenag RI melakukan survey ke 4 madrasah di Provinsi Riau yaitu MAN IC Siak, MAN 4 dan MAN 2 Pekanbaru, serta MA Alfajar Pekanbaru, Jumat (3/5/2019).Tim TASS tersebut terdir...

Riau (Inmas)- Dalam rangka menyusun Rencana Strategis (Renstra) Ditjen Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag 2020- 2024, Tim TASS Kemenag RI melakukan survey ke 4 madrasah di Provinsi Riau yaitu MAN IC Siak, MAN 4 dan MAN 2 Pekanbaru, serta MA Alfajar Pekanbaru, Jumat (3/5/2019).

Tim TASS tersebut terdiri dari Prof Dr Muljani Nurhadi, Dr Tri Maulana dan beberapa orang lainnya, serta didampingi oleh Perencana Kemenag RI dan Kabid Penmad Kanwil Kemenag Riau Drs H Asmuni MA.

Ketua Tim TASS Prof Dr Muljani Nurhadi usai peninjauan mengatakan, tujuan ke madrasah- madrasah yang ada di Riau adalah untuk melihat lansung kondisi madrasah di lapangan sehingga diperoleh dukungan real untuk penyusunan Renstra 2020- 2024.

“Dengan data dukung yang real dari lapangan akan memperkuat Renstra Pendidikan Islam termasuk didalamnya bidang madrasah. Sehingga pembangunan sector pendidikan keagamaan lebih terarah dan lebih baik,” harapnya.

Hal senada juga diungkapkan Asmuni, bahwa survey yang dilakukan oleh Tim TASS dalam rangka mempertajam Rentra yang tengah disusun saat ini. “Hari ini kita membawa Tim TASS dalam rangka penyusunan Renstra Ditjen Pendis 2020- 2024, ini merupakan rangkaian kegiatan FGD se Indonesia yang dilanjutkan survey langsung ke lapangan atau ke madrasah untuk memastikan diterapnya  standar pendidikan di madrasah- madrasah yang ada,” ungkapnya dan berharap Renstra yang dihasilkan dapat mengayomi keinginan madrasah- madrasah yang ada di Indonesia.

Kunjungan Tim TASS ke beberapa madrasah disambut antusias oleh pihak madrasah sebagai wadah untuk menyampaikan aspirasi langsung terkait kendala dan harapan terhadap peningkatan pembangunan madrasah lebih lanjut.

“Kita mengharapkan support dari pemerintah pusat untuk perkembangan MAN IC Siak, karena ada beberapa masalah yang membuat kita sulit melangkah, seperti rekrutmen guru, CPNS dan penempatan ulang lagi ke MAN IC Siak belum melegakan hati, karena guru- guru kita yang lulus CPNS harus ikut penempatan/ sesuai formasi yang ada, akibatnya terjadi kekosongan di MAN IC Siak. Ini haru dicari solusi dan jalan keluarnya,” harap Kepala MAN IC SIak Hj Hayatirruh M Ed.

Sementara itu, Kapala MAN 2 Pekanbaru Norerlinda M Pd mengatakan, kepada tim TAS ia menyampaikan beberapa permasalahan untuk peningkatan MAN 2 Pekanbaru dimasa mendatang. “Dari hasil diskusi kami dengan tim pusat ada hal- hal yang memang perlu kita aplikasikan di MAN 2 Pekanbaru untuk kemajuan madrasah kita. Dan mereka berharap MAN 2 sebagai madrasah rujukan nasional benar- benar dimaksimalkan sehingga menjadi rujukan semua madrasah, khususnya di Riau. Ini menjadi motivasi bagi kami agar MAN 2 Pekanbaru bisa semakin dipercaya masyarakat dengan melahirkan generasi hebat dan bermartabat,” ungkapnya. (mus/ady/anto)