Bengkalis (Inmas) - Sesuai POS UN (
Sedangkan
UN susulan pada 29-30 April 2019. Sedangkan untuk ujian Paket B pada tanggal
10-13 Mei 2019 dengan menggunakan dua sistem. Yakni UN Berbasis Komputer (UNBK)
dan UN berbasis Kertas dan pensil (UNKP).
Guna
menyukseskan pelaksanaan UN tersebut, Pemkab Bengkalis melalui Dinas Pendidikan
terus melakukan persiapan. Diantaran melalui sosialisasi UN kepada Kepala
SMP/MTs sederajat.
Jika
sebelumnya, Senin, 4 Maret 2019 lalu, sosialisasi tersebut diberikan kepada 66
Kepala SMP/MTs, SMP Luar Biasa dan PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat)
dari 5 Kecamatan, yakni Bengkalis, Bantan, Bukit Batu, Siak Kecil dan Bandar
Laksamana, hari ini, Rabu, 6 Maret 2019, untuk 6 kecamatan lainnya.
Keenam
kecamatan tersebut adalah Bathin Solapan, Mandau, Pinggir, Rupat, Rupat Utara
dan Talang Muandau.
Sosialisasi
yang langsung dibuka Kepala Disdik Edi Sakura, ditaja di Mahoni meeting room
Surya Hotel Duri. Bukan di aula Korwil Kecamatan seperti diinformasikan
sebelumnya.
“Untuk
sosialisasi yang keduanya ini ada 97 peserta. Yakni, 64 Kepala Sekolah (Kepsek)
SMP, 29 MTs, 3 PKBM dan 1 SMP LB,” jelas Edi Sakura, sebelum pembukaan
sosialisasi.
Selain
agar pelaksanaan UN SMP/MTs sederajat tahun 2018/2019 di kabupaten berjuluk
Negeri Junjungan ini sukses, kata Edi Sakura, juga diharapkan dapat
meningkatkan prestasi yang diraih.
“Sukes
penyelenggaraan, sukses prestasi,” ujar Edi Sakura yang juga Ketua Persatuan
Guru Republik Indonesia Kabupaten Bengkalis.
Edi
Sakura mengatakan, Tahun 2018 UNBK hanya 9 sekolah yang menyelenggarakan UN
dengan sistem UNBK (Berbasis Komputer). Selebihnya tetap UNKP.
Sedangkan
untuk tahun 2019 ini, dari 152 sekolah yang menyelenggarakan UN, yang
menggunakan sistem UNBK 76 sekolah atau separuhnya.
“Dibanding
2018 lalu, alhamdulilah, meningkat hampir 750 persen. Sedangkan untuk tahun
2020 mendatang, seluruh SMP/MTs sederajat diwajibkan menyelenggarakan UNBK,”
katanya
Edi
Sakura merinci, jumlah siswa SMP/MTs sederajat di kabupaten berjuluk Negeri
Junjungan ini yang mengikuti UN pada tahun 2019 ini sebanyak 11.751 siswa.
“Yang
mengikutinya dengan sistem UNBK berjumlah 5.981 siswa atau sekitar 51 persen.
Sementara sisanya 5.770 siswa atau kurang lebih 49 persen masih menggunakan
UNKP,” imbuhnya.
Melalui
berbagai upaya yang dilakukan, termasuk sosialisasi penyelenggaraan UN untuk
seluruh Kepala Sekolah SMP/MTs sederajat di daerah ini, dia berharap hasil UN
untuk tahun 2019 meningkat.
Seperti
sudah diinformasikan sebelumnya, pada tahun 2018, untuk hasil UN SMP/MTs
sederajat, Kabupaten Bengkalis berada diperingkat 3 dari 12 kabupaten/kota di
Provinsi Riau.
“Untuk
tahun 2019 ini tentu prestasi tersebut kita harapkan dapat meningkat,” pungkas
Edi Sakura.
Adapun
nara sumber sosialisasi yang juga diikuti Korwil Kecamatan Mandau, Pinggir dan
Rupat serta Pengawas SMP tersebut adalah Khalis Binsar dari Disdik Provinsi
Riau. (rls/kom)